nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kepribadian Anak Bisa Terganggu Akibat Kecanduan Game Online

Tiara Putri, Jurnalis · Rabu 08 Januari 2020 19:30 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 01 08 481 2150688 kepribadian-anak-bisa-terganggu-akibat-kecanduan-game-online-uXOgN08yD7.jpg Gangguan kepribadian anak (Foto: Nst)

KECANDUAN bermain game online telah ditekan Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO sebagai bentuk gangguan mental. Pada anak-anak, hal ini sangat berdampak pada perkembangan kepribadiannya. Maka dari itu, orangtua harus memberikan perhatian secepat mungkin sebelum menyebabkan masalah lain yang lebih signifikan.

Kebanyakan game di ponsel, entah itu online maupun offline, memang mengandung fitur-fitur tertentu untuk memikat atau meningkatkan peluang seseorang menjadi kecanduan. Peluangnya lebih besar pada game online. Hal ini sudah dibuktikan melalui penelitian yang mengatakan game online lebih adiktif daripada game offline.

Melansir Asia One, Rabu (8/1/2020), inilah beberapa tanda umum yang mengindikasikan kepribadian seorang anak terpengaruh kecanduan game di ponsel :

Kecanduan game online

Sangat disorganisasi

Keterampilan berorganisasi yang buruk menunjukkan ketidakmampuan anak untuk memahami sepenuhnya konsekuensi dari permainan yang tidak terkontrol. Klik halaman selanjutnya untuk informasi lebih lengkap mengenai kecanduan game online.

Melakukan kekerasan sosial dan gangguan pikiran

Game online membuat anak bisa memiliki teman dari permainannya dan mereka berkomunikasi dengan baik ketika bermain bersama. Tapi ketika dihadapkan pada interaksi sosial di dunia nyata, anak bisa jadi merasa canggung.

Hal ini dikarenakan perbedaan dan kurangnya keterampilan sosial yang tepat. Lingkungan permainan memiliki sedikit atau tidak ada interaksi sosial yang nyata sehingga memungkinkan kebebasan pemain untuk menjadi diri sendiri tanpa takut akan penilaian. Tapi saat berada di lingkungan nyata, pemain akan kesulitan dengan pembawaan dirinya.

Selain itu, anak dapat mengalami intoleransi atau ketidakpastian karena perubahan perilaku yang diterimanya di dunia lingkungan berbeda. Seperti yang diketahui, perubahan dapat menjadi hal yang menakutkan bagi sebagian orang. Anak yang merasa takut dan sudah kecanduan game cenderung mencari rasa aman melalui bermain.

 Game online

Mencari stimulasi

Kecanduan game online rentan terjadi pada anak-anak yang mendambakan stimulasi. Hal ini dikarenakan mereka butuh stimulasi sebagai bentuk upaya yang konsisten untuk mengejar lingkungan dan eksposur baru.

Sangat neurotik

Kecanduan game dapat mengakibatkan ketidakstabilan emosional. Anak menjadi kurang percayaan diri dan lebih banyak stres. Mereka berpikir, bermain game dapat membantunya mengatasi emosi dan masalah negatifnya. Penelitian mengungkapkan orang-orang yang memiliki preferensi ini cenderung bermain game kekerasan.

 Game online

Narsis

Untuk memuaskan kebutuhan akan swa-dukungan, pemain game online mencoba mendapat kepuasan dari permainan dengan sistem berbasis prestasi. Contohnya memberikan bala bantuan agar permainan dapat terus dilanjutkan. Hal ini membuat anak serasa menjadi penolong. Bahkan anak dapat menjadi narsis dengan permainan yang menggunakan avatar.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini