nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

9 Cara Mendidik Anak agar Mentalnya Kuat dan Mandiri

Nada Husna, Jurnalis · Jum'at 10 Januari 2020 03:00 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 01 09 196 2151257 9-cara-mendidik-anak-agar-mentalnya-kuat-dan-mandiri-ZcCbXlIok8.jpg Ibu dan anak (Foto: Mirror)

ANAK-anak yang memiliki mental kuat siap menghadapi tantangan. Mereka mampu mengatasi masalah, bangkit kembali dari kegagalan, dan mengatasi kesulitan. Lebih jelasnya kekuatan mental bukan tentang bertindak keras atau menahan emosi. Inilah peran orangtua dalam mendidik anak.

Anak-anak yang kuat secara mental adalah anak yang tangguh, mereka memiliki keberanian, dan kepercayaan diri untuk mencapai potensi yang ingin diraihnya. Anda pasti menginginkan anak-anak Anda kuat secara mental, bukan? Dilansir dari Verywellfamily, Jumat (10/01/2020), Berikut 9 cara mendidik anak agar kelak tumbuh menjadi seseorang yang kuat secara mental.

1. Ajarkan keterampilan khusus

Disiplin harus tentang mengajarkan anak-anak Anda untuk melakukan hal yang lebih baik di lain waktu. Bukan malah membuat mereka menderita karena kesalahannya. Gunakan konsekuensi yang mengajarkan keterampilan khusus, seperti keterampilan pemecahan masalah, kontrol impuls, dan disiplin diri. Keterampilan-keterampilan ini akan membantu anak Anda belajar berperilaku produktif, bahkan ketika ia dihadapkan dengan godaan, keadaan sulit, dan kemunduran yang sulit.

2. Jangan sering dilarang

Ajari anak Anda bahwa kesalahan adalah bagian dari proses belajar sehingga ia tidak merasa malu atas kesalahan yang ia lakukan. Bicaralah kepada anak-anak Anda agar tidak mengulangi kesalahan yang sama di lain waktu.

 Ibu dan anak

3. Menghadapi ketakutan

Jika anak Anda menghindari sesuatu yang menakutkan, ia tidak akan pernah mendapatkan kepercayaan diri untuk menangani perasaan tidak nyaman itu. Apakah anak Anda takut akan kegelapan atau ia takut bertemu orang baru? Bantulah anak Anda menghadapi ketakutannya selangkah demi selangkah. Bersoraklah padanya, pujilah usahanya, beri penghargaan padanya karena keberaniannya dan dia akan belajar bahwa dia adalah anak yang cakap yang bisa menangani rasa ketakutan itu serta melangkah keluar dari zona nyamannya.

4. Biarkan anak merasa tidak nyaman

Meskipun tergoda untuk membantu anak ketika dia sedang berjuang, menyelamatkannya dari kesusahan justru akan membuatnya mengira dia tidak berdaya. Biarkan anak Anda kehilangan, biarkan dia merasa bosan, dan bersikeras bertanggung jawab bahkan ketika dia tidak mau. Dengan dukungan dan bimbingan, perjuangan dapat membantu anak Anda membangun kekuatan mental.

5. Bangun karakter

Anak-anak membutuhkan kompas moral yang kuat untuk membantu mereka membuat keputusan yang sehat. Bekerja keraslah untuk menanamkan nilai-nilai Anda pada anak. Misalnya, tekankan pentingnya kejujuran dan kasih sayang. Anak-anak yang memahami nilai-nilai, mereka lebih cenderung membuat pilihan yang sehat — meski ketika orang lain mungkin tidak setuju dengan tindakan mereka.

 Ibu dan anak

6. Belajar bersyukur

Bersyukur adalah obat luar biasa untuk menghindari kebiasaan buruk yang dapat membuat mental anak bobrok. Bantu anak Anda menegaskan semua yang baik di dunia, sehingga bahkan pada hari-hari terburuknya, ia akan melihat bahwa ia harus bersyukur. Rasa terima kasih dapat meningkatkan suasana hati anak Anda dan mendorong pemecahan masalah secara proaktif.

7. Beri tanggung jawab

Untuk membangun kekuatan mental anak Anda harus memikul tanggung jawab pribadi. Berikan penjelasan, tetapi jangan berdalih sewaktu anak Anda melakukan kesalahan atau bertingkah laku buruk. Koreksi anak Anda jika ia berupaya menyalahkan orang lain atas cara ia berpikir, merasa, atau bertingkah laku.

 Ibu dan anak

8. Ajarkan mengendalikan emosi

Jangan menenangkan anak Anda ketika dia marah atau menghiburnya setiap kali dia sedih. Ajari dia cara menghadapi emosi sendirian, jadi dia tidak tumbuh menjadi anak yang bergantung pada Anda untuk mengatur suasana hatinya. Anak-anak yang memahami perasaan mereka dan tahu bagaimana mengatasinya lebih siap untuk menghadapi tantangan.

9. Jadikan diri Anda panutan

Menunjukkan kepada anak Anda bagaimana menjadi kuat secara mental adalah cara terbaik untuk mendorongnya mengembangkan kekuatan mental. Bicarakan tentang tujuan pribadi Anda dan tunjukkan kepada anak bahwa Anda mengambil langkah untuk tumbuh lebih kuat. Jadikan peningkatan diri dan kekuatan mental sebagai prioritas dalam kehidupan Anda sendiri dan hindari hal-hal yang tidak mungkin dilakukan oleh orang tua yang kuat mentalnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini