Pria Ini Punya Tumor Sebesar Bola Tenis di Alat Kelaminnya

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Jum'at 10 Januari 2020 11:49 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 10 481 2151394 pria-ini-punya-tumor-sebesar-bola-tenis-di-alat-kelaminnya-cNNbC32aeW.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

SEORANG pria berusia 26 tahun bernama Ravon dari Clarksville, Tennessee, Amerika Serikat menderita penyakit aneh yang mengganggu kehidupannya. Ia berjuang untuk menyingkirkan benjolan yang menyerupai ‘testis’ ketiganya yang memiliki ukuran sebesar bola tenis.

Pria tersebut akhirnya menemui dokter spesialis kulit dan kelamin ternama, dr. Sandra Lee atau lebih dikenal dengan sebutan dr. Pimple Popper. Dari hasil diagnosanya, dr. Pimple mengatakan bahwa pertumbuhan benjolan telah muncul di dekat alat kelaminnya.

Pertumbuhan telah terjadi sekira setahun yang lalu dan telah mencapai ukuran yang tidak nyaman. Selain itu, pertumbuhannya juga tampak sangat aneh sehingga tampak seperti testis ketiga.

pertumbuhannya juga tampak sangat aneh sehingga tampak seperti testis ketiga.

"Benjolan dimulai sekira setahun yang lalu dan itu seukuran bola. Ketika pertama kali melihatnya, saya tidak menganggapnya sebagai sesuatu yang besar. Saya hanya berpikir itu adalah rambut yang tumbuh ke dalam,” terang Ravon, melansir dari World of Buzz, Rabu (8/1/2020).

Lebih lanjut Ravon menjelaskan,dalam kurun waktu enam bulan hingga sekarang ukurannya benjolannya sudah seperti bola tenis. Kadang ia merasakan sakit saat benjolan itu bergesekan dengan kaki atau semacamnya.

"Jadi ini akan menjengkelkan begitu ruam muncul di atasnya dan akan menjadi sakit. Kemudian whitehead atau jerawat akan muncul di benjolan,” lanjutnya.

Ravon mengatakan bahwa setiap kali ia ingin pergi ke toilet, dia harus mengangkat kakinya. Ketika duduk pun, benjolan yang tumbuh pun langsung jatuh ke dalam mangkuk toilet.

"Saya tidak mengatakan benjolan mengenai air atau semacamnya tapi itu tergantung di sana. Jadi Anda sudah memiliki dua di sana, bayangkan saja benda massa besar menggantung di kaki Anda," sambungnya.

Ketika duduk pun, benjolan yang tumbuh pun langsung jatuh ke dalam mangkuk toilet.

Setelah memeriksa pertumbuhan benjolan itu akhirnya, dr. Pimple Popper melakukan operasi kecil dan menyuntikkan cairan bius ke dalam benjolan sebelum memotongnya. Kabarnya benjolan tersebut adalah lipoma atau tumor yang tidak berbahaya, lunak dan berlemak.

"Ada benda tajam di dekat daerah genital itu agak menegangkan. Ini seperti film horor, khususnya jika saya menyentak dan memotong di tempat lain yang tidak seharusnya,” kata dr. Pimple Popper.

Untungnya, dr. Pimple Popper berhasil menghapus pertumbuhan benjolan Ravon dan bisa menjahitnya dengan benar. Pasalnya benjolan Itu berada di daerah yang sangat sensitif. Jika Ravon jongkok dan daerah itu terlalu ketat, maka bisa merusak jahitannya.

Usai menjalani operasi, Ravon lantas menyatakan kelegaannya. “Saya sangat bahagia itu hilang, dan bisa menjalani hidup seperti yang diinginkan sekarang,” tuntasnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini