nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kisah Inspiratif Bocah Penderita Kanker Darah, Senang Bagikan Mainan untuk Pasien Anak di Rumah Sakit

Pradita Ananda, Jurnalis · Sabtu 11 Januari 2020 11:00 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 01 11 481 2151706 kisah-inspiratif-bocah-penderita-kanker-darah-senang-bagikan-mainan-untuk-pasien-anak-di-rumah-sakit-0qrbfClct7.jpg Kisah inspiratif penderita kanker darah (Foto: BBC)

DITINGGAL oleh anak tercinta, karena menderita penyakit kanker tentunya membuat hati ibu manapun menjadi sedih. Tapi siapa sangka, dengan semangat dan tekad yang kuat. Kesedihan ini bisa menjadi pendorong untuk meneruskan peninggalan berharga sang anak.

Inilah yang dilakukan oleh Andrea Poyser, ibunda mendiang Laughlin Whiteley, yang meninggal di usia 7 tahun pada 2014 silam setelah menjalani proses transplantasi sel induk karena menderita penyakit kanker leukemia atau kanker darah.

Di tengah rasa sakit yang ia rasakan, kala itu Andrea sebelum wafat sempat melakukan kegiatan amal. Bersama kedua orangtuanya, Andrea memberikan kotak mainan berisi kerajinan tangan kepada beberapa anak yang juga dirawat di rumah sakit.

 Infografis kanker anak

Walau sang anak tercinta kini telah tiada, Andrea merasa warisan baik dari Laughlin harus tetap dilanjutkan. “ Aku merasa dia melakukan sesuatu yang baik, ia masih ‘hidup’ di manapun," ungkap Andrea.

 Ilustrasi kanker anak

Tekad Andrea untuk meneruskan kegiatan amal yang dilakukan Laughlin Whiteley sebelum meninggal ini tak sia-sia. Sekarang, sekitar 700 kotak telah dikirim atas nama Laughlin Whiteley.

Disebutkan lebih lanjut, Laughlin mempunyai ide tentang memberikan kotak kerajinan tangan tersebut ketika dirinya tengah menjalani proses isolasi saat sedang menjalani proses transplantasi sel induk di rumah sakit, Great Ormond Street Hospital, London, Inggris.

Sedang diisolasi, Andrea menerangkan bahwa kerajinan tangan dan seni membuat Laughlin sibuk di rumah sakit. Saking hobi membuat kerajinan tangan, bahkan kamar isolasi Laughlin dikatakan tidak ubahnya bak galeri seni oleh orang-orang di rumah sakit.

Berbagi kotak

Kini, melanjutkan proyek kegiatan amal mendiang Laughlin dengan nama ‘Unlock a Life for Lockey’, kedua orangtua Laughlin dibantu oleh para relawan. Tiap kotaknya berisi mainan sesuai umur, kerajinan tangan yang mana didistribusikan kepada para pasien transplantasi sumsum tulang dan sel induk di rumah sakit Great Ormond Street dan rumah sakit lainnya di penjuru Inggris Timur.

Nyatanya walau tampak sederhana, craft box proyek amal dari Laughlin Whiteley ini sangat membantu untuk para pasien anak di rumah sakit. Seperti diungkapkan Amy Crowley, mantan pekerja di rumah sakit Great Ormond, kotak seni itu bukan hanya mengubah suasana hati pasien anak-anak jadi lebih ruang, namun juga jadi alat distraksi bagi mereka untuk bisa melupakan bahwa mereka sedang dirawat di rumah sakit.

“Anak-anak di sana diisolasi dalam jangka waktu yang lama. Saya punya pasien yang bahkan sudah berada di sana selama satu tahun. Kotak-kotak itu membuat mereka sibuk selama satu bulan, dan mereka jadi mempunyai sesuatu yang bisa mengalihkan mereka dari kenyataan sebetulnya mereka sedang dirawat di rumah sakit, dan ini mengubah suasana hati mereka,” jelas Amy.

Atas aksinya yang menyentuh dan sosoknya yang menginspirasi, maka tak heran sebelum meninggal, Laughlin Whiteley pernah diberi penghargaan sebagai anak paling menginspirasi 'Most Inspirational Child' oleh Pangeran Harry. Demikian seperti disitat Bbc, Sabtu (11/1/2020).

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini