nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dokter Kejiwaan Ungkap Penyebab Korban Kekerasan Seksual Tak Mau Lapor Polisi

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Minggu 12 Januari 2020 12:26 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 01 12 196 2151949 dokter-kejiwaan-ungkap-penyebab-korban-kekerasan-seksual-tak-mau-lapor-polisi-JbQYdF8V2L.jpg Ilustrasi (Foto : Momjunction)

Tak bisa dipungkiri saat ini banyak sekali kasus kekerasan seksual yang terjadi di dunia. Para predator tersebut melakukan aksinya tanpa pandang bulu hanya demi memenuhi nafsu sesaat.

Meskipun insiden meningkat, kasus kekerasan seksual terkadang sulit terungkap. Karena para korban kekerasan seksual biasanya diam dan justru menutup rapat peristiwa yang menimpanya.

Dokter Spesialis Kejiwaan, dr. Gina Anindyajati, SpKJ, mengatakan faktor nilai dan budaya membuat setiap korban menjadi sulit untuk menceritakan insiden yang dialaminya. Alhasil para korban tersebut biasanya mengalami dilema untuk melewati permasalahan yang dihadapinya.

“Jadi korban itu susah terlebih jika korban menceritakan kisahnya sama seperti membuka aib. Jadi ketika ada kasus kekerasan pada anak dan diketahui bahwa pelakunya adalah adik dari ibunya sendiri, maka akan menimbulkan dilema. Bisa datang ke rumah sakit (visum) saja sudah alhamdullilah,” terang dr. Gina, saat diwawancarai Okezone belum lama ini.

Pelecehan Seksual

Untuk menindaklanjutinya secara hukum, para korban juga harus berhadapan dengan polisi. Bagi kejiwaan seorang korban kekerasan menjawab pertanyaan yang diajukan oleh polisi bukanlah hal yang mudah. Mereka akan menghadapi posisi yang sulit dan sangat dilematis.

“Bisa dibayangkan bagaimana proses ketika polisi menginterogasi mereka? Mereka akan diinterogasi oleh penyidik pertama, dilanjutkan dengan penyidik kedua. Terlebih besoknya mereka juga harus ditanya dengan hal yang sama berulang kali. Hal ini akan menyebabkan trauma psikis yang sangat berat bagi sang korban,” lanjutnya.

Seperti diketahui kasus kekerasan seksual justru lebih banyak terjadi dari lingkungan terdekat korban seperti teman, keluarga maupun pasangan. Biasanya korban kekerasan paling banyak dialami oleh para wanita dan anak kecil.

Pelaku yang berasal dari lingkungan terdekat yang menjadi faktor lain mengapa korban enggan melaporkan kasus tersebut kepada pihak berwajib.

Pelecehan Seksual

“Kami tahu tindakan seperti itu sebaiknya dilaporkan. Tapi kalau dari keluarga memutuskan untuk tidak melapor, kami juga tidak akan melapor. Karena kalau kami lihat pelakunya itu baik, di ranah publik maupun ranah privat merupakan orang yang dikenal korban,” tuntasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini