Bawa Pesan Mendalam, 6 Anak Pengidap Kanker Berubah Jadi Superhero

Tiara Syifa, Jurnalis · Minggu 12 Januari 2020 21:00 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 12 612 2152041 bawa-pesan-mendalam-6-anak-pengidap-kanker-berubah-jadi-superhero-IwICSdymPh.jpg Anak-anak pengidap kanker dalam sesi pemotretan superhero (Foto : Abcnews)

Berjuang melawan kanker bukanlah hal yang mudah, terlebih jika itu terjadi kepada anak-anak. Masa kanak-kanaknya pun harus melewati berbagai macam perawatan. Ini juga tidak menutup kemungkinan mereka dapat merasakan sedih karena kondisinya.

Maka dari itu, Fotografer Josh Rossi mencoba untuk mengubah kesedihan tersebut menjadi kekuatan melewati pemotretan bertema superhero. Melansir ABC News, berikut anak-anak pengidap kanker yang didandani menjadi pahlawan super saat pemotretan bersama Rossi.

Sofie Loftus - Wonder Woman

Wonder Woman

Sofie Loftus, anak berusia 3 tahun pengidap kanker mata langka, Embryonal Rhabdomyosarcoma, berubah menjadi Wonder Woman saat pemotretan bersama Rossi. Rossi memberikan karakter tersebut kepada Sofie karena setelah menjalankan terapi radiasi, ia tetap terlihat ingin berjuang melawan penyakitnya. Sofie yang terlihat sebagai seorang petarung sejati membuatnya cocok menjadi Wonder Woman.

Teagan Pettit – Superman

Teagan Pettit lahir dengan kondisi hanya memiliki satu hati. Kondisi tersebut dikenal sebagai sindrom jantung kiri hipoplastik. Bocah berusia 9 tahun tersebut telah menjalani tiga kali operasi jantung terbuka dan harus menunggu selama satu tahun untuk dapat melakukan transplantasi jantung. Namun, kali ini Teagan berubah menjadi Superman berkat Rossi.

Superman

Rossi memberikan karakter tersebut ke Teagan karena keduanya sama-sama memiliki hati yang sekuat baja. Teagan bisa saja gagal karena penyakitnya, namun ia tetap terus maju dan bertahan dengan kondisinya.

Simon Fullmer – Batman

Batman

Simon Fullmer didiagnosa mengidap Neuroblastoma, kanker saraf, tetapi Rossi membuatnya menjadi Batman. Menurut ibunya, Simon adalah anak yang ingin tahu apa yang sedang terjadi dan berusaha untuk mengoreksi jika dokter dan perawat melupakan sesuatu. Hal itu membuat Rossi memberikan bocah berusia 6 tahun tersebut karakter Batman karena sosok yang tangguh.

Zaiden Stolrow – Flash

Flash

Zaiden Stolrow mengidap ADHD yang kini meggunakan energinya sebagai The Flash. Zaiden mendapatkan karakter The Flash karena suka berlari dan terlihat seperti tidak pernah merasakan lelah.

Hal itu menyebabkan teman-teman Zaiden tidak pernah mengundangnya lagi ke acara dan membuatnya menjadi sedih. Maka dari itu, Rossi ingin mengubah kelemahan anak berusia 7 tahun tersebut menjadi kekuatan seperti The Flash.

Mataese Manuma – Aquaman

Aquaman

Mataese Manuma menderita kanker langka, Leukemia Megakaryoblastik Akut, tetapi sekarang ia berubah menjadi Aquaman. Mataese mendapatkan karakter Aquaman karena tetap terlihat kuat setelah menyelesaikan kemoterapi. Menurut Rossi, Mataese sangat cocok untuk menjadi Dewa air.

Kayden Kinckle – Cyborg

Kayden Kinckle telah melakukan amputasi ganda sejak berusia satu tahun karena Omphalocele sejak lahir. Sang ibu memilih mengamputasi kaki Kayden untuk menyelamatkan nyawa anaknya.

Cyborg

Namun, kini anak berusia 5 tahun itu menjadi 'Cyborg'. Keduanya memiliki latar belakang yang tidak jauh berbeda. Kayden pun terlihat senang saat mengetahui dirinya menjadi pahlawan super.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini