nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Selain Vetiver, Ini 4 Tanaman yang Bisa Cegah Banjir dan Tanah Longsor

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Minggu 12 Januari 2020 19:00 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 01 12 612 2152049 selain-vetiver-ini-4-tanaman-yang-bisa-cegah-banjir-dan-tanah-longsor-YiubX4vng1.jpg Sereh wangi (Foto : Mercadolibre)

Bencana banjir besar dan tanah longsor yang melanda kawasan Jabodetabek masih menjadi perhatian utama pemerintah Indonesia. Presiden Joko Widodo (Jokowi) bahkan telah mencetuskan upaya mitigas bencana dengan penanaman vetiver atau akar wangi di daerah rawan bencana longsor.

Hal ini menyusul terjadinya bencana longsor di Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Namun benarkan penanaman vetiver bisa menjadi solusi terbaik untuk mengantisipasi bencana susulan?

Menurut dosen IPB University dari Fakultas Kehutanan, Dr Irdika Mansur, penanaman vetiver perlu dilakukan, namun dengan teknik agroforestri yaitu, sistem penggunaan lahan (usahatani) yang mengombinasikan pepohonan dengan tanaman pertanian. Melalui metode ini dipercaya dapat meningkatkan keuntungan, baik secara ekonomis maupun lingkungan.

Tanaman Vetiver

Kendati demikian, pemilihan jenis tanaman dan teknik budidayanya pun harus diperhatikan. Pasalnya, dengan melakukan teknik budidaya yang tepat dapat, maka risiko terjadinya erosi, longsor, dan banjir pun akan menurun.

Bicara soal wacana budidaya tanaman atsiri, ada beberapa tanaman yang bisa ditanam secara agroforestri dan dikombinasikan dengan vetiver yaitu kayu putih, kenanga, pala dan sereh wangi. "Kombinasi ini dapat mengurangi erosi secara signifikan, sehingga dapat mencegah bahaya banjir dan longsor,” ujarnya seperti dikutip dari siaran pers yang diterima Okezone, Minggu (12/1/2020).

Dokter Irdina Mansur menambahkan, tak hanya mencegah bencana, daun kayu juga dapat dipanen empat tahun setelah tanam kemudian disuling untuk menghasilkan minyak kayu putih.

Lalu ada pohon kenanga yang mulai berbunga dua sampai empat tahun setelah tanam. Bunganya bisa dipanen dan disuling menghasilkan minyak kenanga (bahan parfum yang mahal).

Kenanga

Tak hanya itu, pohon pala yang selama ini sangat dikenal oleh masyarakat Bogor juga mendatangkan manfaat serupa. Bijinya dapat dijual langsung atau diambil minyaknya, daging buahnya untuk minuman atau manisan. Durasi penanaman hanya membutuhkan waktu sekira lima tahun untuk mulai berbuah.

Selanjutnya ada sereh wangi. Tanaman ini bisa dipanen daunnya mulai enam bulan setelah tanam, panen selanjutnya tiga bulan sekali.

Sama seperti daun kayu dan pohon kenanga, daun sereh wangi juga bisa disuling untuk menghasilkan minyak sereh wangi. Sementara limbah penyulingannya dapat digunakan untuk media produksi jamur pangan, seperti jamur tiram dan jamur merang. Limbah daun sereh wangi juga dapat dijadikan pakan ternak.

Sereh Wangi

“Sereh wangi tidak memiliki perakaran yang dalam, oleh karena itu untuk penguatan lereng perlu ditanam jalur vertiver (akar wangi) sejajar kontur. Rumput vertiver rimbun dan berakar dalam. Sereh wangi ditanam di antara jalur-jalur vertiver tersebut. Di jalur vertiver juga bisa ditanam kaliandra, kayunya dipanen untuk menyuling tanaman atsiri, daunnya untuk pakan ternak dan bunga kaliandra untuk mendukung budidaya lebah madu,” jelasnya.

Tanaman-tanaman ini tidak memerlukan pengolahan tanah yang intensif. Sedangkan harga minyak-minyak atsiri yang dihasilkan sangat mahal dan merupakan komoditas ekspor. Oleh karena itu, penanaman tanaman-tanaman atsiri dapat mengembangkan daerah pasca bencana banjir dan longsor menjadi tujuan wisata aromatik atau wisata atsiri.

“Wisatawan dapat berswafoto, panen daun atau bunga, menyuling minyaknya atau meramu parfum dari beberapa minyak atsiri alami tersebut. Budidaya tanaman atsiri dengan pola agroforestri akan membuat alam lebih tenang karena pada musim hujan, air hujan meresap ke tanah secara alami dan di musim kemarau sumur-sumur dan sungai tetap berair. Budidaya tanaman atsiri juga memberi pendapatan yang tinggi kepada petani. Alam tenang, petani pun senang,” tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini