nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kenali Modus Predator Seksual ketika Incar Korbannya

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Senin 13 Januari 2020 12:06 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 01 13 481 2152234 kenali-modus-predator-seksual-ketika-incar-korbannya-WDjM6o24Xn.jpg Ilustrasi. (Shutterstock)

SEMUA orang berpotensi menjadi korban kekerasan seksual. Para predator seksual melakukan aksinya tanpa memandang umur dan jenis kelamin dari para korban.

Tentunya terdapat beberapa faktor risiko yang membuat seseorang menjadi korban kekerasan seksual dari para predator seksual. Waspadai agar Anda bisa mencegah kekerasan seksual itu terjadi di sekitar.

Spesialis Kedokteran Jiwa, dr Gina Anindyajati, SpKJ mengatakan, terdapat faktor internal dan eksternal yang membuat seseorang berisiko menjadi korban dari predator seksual. Faktor usia menjadi salah satu penyebab internal seseorang mengalami kekerasan seksual.

predator seks

“Usia muda menjadi risiko yang paling banyak dialami para korban pelecehan seksual. Mereka dianggap lemah dan tidak berdaya, sehingga kerap menjadi target dari para predator,” terang Dokter Gina, saat diwawancarai Okezone, belum lama ini.

Luka di masa lalu, sambung Dokter Gina, umumnya yang memicu predator melakukan aksi kekerasan seksual. Misalnya, pelaku kekerasan seksual pernah dianiaya sejak kecil atau pernah menjadi korban kekerasan seksual di masa lalu.

Selain itu, Dokter Gina menjelaskan bahwa faktor eksternal (luar diri) turut menyumbang risiko seseorang mengalami kekerasan seksual. Biasanya para pengguna NAPZA (penyalahgunaan narkoba), para pekerja seks dan seseorang yang memiliki banyak pasangan seksual (pergaulan bebas), cenderung lebih berpotensi menjadi korban.

“Faktor lingkungan dan sosial juga sangat bepengaruh. Hidup di lingkungan masyarakat yang sanksi terhadap pelaku kekerasan seksualnya rendah, masyarakat yang menganut peran gender tradisional, norma sosial yang mendukung kekerasan seksual serta masyarakat yang menganut ideologi seks sebagai hak laki-laki,” lanjutnya.

Dokter Gina mengatakan, korban juga kerap mendapatkan kekerasan seksual secara berulang. Hal ini disebabkan karena ada ciri tertentu pada diri korban sehingga ia sering dijadikan target.

Ciri yang paling sederhana adalah tentang bagaimana cara si korban menjalin relasi terhadap orang lain. Predator seksual biasanya mengincar korban dengan beberapa faktor.

"Biasanya mereka yang sulit berkata tidak dan selalu ingin menyenangkan orang lain, akan cenderung menjadi target kekerasan seksual. Intinya seseorang perlu belajar merasa aman dan tidak khawatir serta terancam secara berlebihan, baik dalam pertemanan dan dalam pasangan," pungkasnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini