nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Deretan Destinasi Wisata di New Taipei City yang Bikin Takjub

Wilda Fajriah, Jurnalis · Rabu 15 Januari 2020 06:45 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 01 15 406 2152993 deretan-destinasi-wisata-di-new-taipei-city-yang-bikin-takjub-Wd1GC0QbOU.jpg Air terjun Shifen di New Taipe City (Ist)

TAHUKAH Anda, kota Taipei ternyata punya saudara kembar bernama New Taipei City di Taiwan Utara. Taiwan Utara sendiri merujuk pada tujuh daerah dan kota yaitu: Kota Taipei, New Taipei City, Keelung City, Daerah Yilan, Taoyuan City, Daerah Hsinchu dan Kota Hsinchu.

Kali ini, mari kita mengenal lebih jauh tentang New Taipei City, yang ternyata memiliki banyak atraksi wisata yang sangat menarik.

1) Desa Jiufen

Dahulu, Jiufen adalah pusat pertambangan emas. Namun, seiring habisnya emas di sana, desa ini pun tertidur lelap. Beberapa tahun kemudian, beberapa film tertarik untuk syuting di sini, dan ternyata memenangkan penghargaan internasional. Salah satunya, "A City of Sadness" menjadi juara pertama dalam Venice Film Festival dan menghidupkan kembali kenangan akan Jiufen. Lorong-lorong tua dan rumah teh seakan membisikkan kisah tentang masa lalu keemasannya.

Area paling terkenal adalah Jiufen Old Street, dengan kedai-kedai yang menawarkan cemilan khas Jiufen dan makanan lokal. Beberapa tempat bersejarah juga terpelihara dengan baik. Bagi yang ingin merasakan suasana desa sesungguhnya, bisa juga menginap di sini, dan menikmati bintang-bintang dan memancing saat malam.

Taiwan

Desa cantik ini semakin populer setelah menjadi inspirasi untuk film “Spirited Away” karya Hayao Miyazaki dari Studio Ghibli. Kita dapat merasakan seolah-olah memang berada di dalam film; dan sebentar lagi akan bertemu Chihiro di lorong rumah teh.

Cara ke sana: dengan kereta TRA di stasiun Taipei menuju stasiun MRT Zhongxiao Fuxing, lalu transfer dengan Keelung Bus menuju Jinguashi dan turun di Jiufen.

2) Yehliu Geopark

Yehliu adalah tanjung sepanjang 1.700 meter yang dibentuk oleh Gunung Datun yang mencapai laut. Ketika dilihat dari atas, tempat itu seperti kura-kura raksasa yang menyelam ke laut. Jadi, banyak yang menyebutnya "Penyu Yehliu." Karena lapisan batuan di tepi pantai mengandung batu pasir dengan tekstur batu kapur dan terkena erosi laut, pelapukan dan pergerakan bumi, muncul alam istimewa yang terdiri dari parit/lubang laut, batu berbentuk lilin, dan batu berbentuk pot. Tempat itu dibagi menjadi tiga bagian. Bagian pertama memiliki batu-batu seperti Queen's Head, Fairy's Shoe dan Candle. Bagian kedua memiliki batu seperti Bean Curd, Dragon Head. Bagian ketiga memiliki gua-gua yang tererosi laut, dan batu berbentuk segel. Tempat ini cocok untuk studi geologi dan penelitian lapangan. Selain itu, ada patung Lin Tien Jane sebagai peringatan atas keberaniannya untuk menyelamatkan orang lain. Monumen menjelaskan secara rinci kisahnya yang menyentuh.

Taiwan

Jangan lewatkan juga Ocean World di Yehliu. Ocean World ini merupakan pameran evolusi laut pertama di Taiwan. Dengan terowongan wisata terbaik di bawah laut, dunia laut ini memamerkan sekitar 200 spesies ikan langka dan kehidupan laut. Daerah spesimen hidup laut menunjukkan banyak spesimen mamalia laut dan ikan yang berharga. Juga ada pertunjukan ikan paus, lumba-lumba dan anjing laut yang luar biasa, seperti menyelam, balet di atas air, dan pertunjukan bakat lainnya. Saat mengunjungi Yehliu, jangan lupa untuk mengunjungi dunia laut ini untuk merasakan pengembaraan di lautan.

Untuk makanan halal, datanglah ke toko Indo Halal Yehliu di sini.

Cara ke sana: naik kereta TRA ke stasiun kereta Taipei, transfer ke stasiun MRT Tamsui, lalu transfer ke Tamsui Bus 862 atau Crown Northern Coast Shuttle Bus (Low), dan turun di halte Yehliu Geopark (Yehliu Ocean World)

3) Shifen

Desa Shifen terkenal ke seluruh dunia karena acara menerbangkan lentera di jalur kereta api tua. Namun, sebenarnya Shifen masih memiliki tempat wisata menarik lainnya, seperti Air Terjun dan stasiun Shifen, dan sebuah Visitor Center sebagai titik awal untuk kita menjelajahi area indah ini.

Air terjun Shifen

Shifen

Air terjun Shifen terletak di antara stasiun Dahua dan stasiun Shifen di jalur kereta api Pingxi. Aliran air akan mengguyur ke bawah bagai tirai satin putih. Saat air masuk ke kolam yang besar dan dalam di bawahnya, akan tercipta kabut yang sering menyelubungi air terjun. Pada hari-hari yang cerah, kabut ini akan melukis pelangi mempesona di langit, suatu pemandangan yang membuat kolam air terjun ini dijuluki "Kolam Pelangi". Karena bebatuannya miring ke arah yang berlawanan dari aliran air, Air Terjun Shifen adalah air terjun berjenis kaskade yang mirip dengan Air Terjun Niagara di Amerika Utara, dan membuatnya dijuluki "Air Terjun Niagara Taiwan."

Stasiun Shifen

Taiwan

Jalur kereta cabang Pingxi menjangkau 12,9 kilometer melewati Lembah Sungai Keelung dari stasiun Sandiaoling hingga Jingtong. Jalur ini dibangun pada tahun 1918 untuk mengangkut batubara; dan pada tahun 1992 diubah menjadi jalur wisata. Shifen adalah salah satu halte perhentian di jalur ini. Stasiun ini berlokasi di area yang indah, menyambut pengunjung dengan air terjun dan sungai yang cantik. Rumah-rumah desa di sekitarnya memberi pesona nostalgia, menjadikan lokasi ini populer untuk membuat film iklan.

Shifen Visitor Center

Shifen Visitor Center ini berlokasi di Kawasan Berpemandangan indah Ruifang, yang mencakup kawasan seluas 57 hektar mulai dari hulu sungai Keelung dan mencakup Shifen, Xinliao dan Nanshan. Nirwana cantik ini diberkahi dengan perbukitan indah, air terjun yang besar, dan keunikan sungai Dahua. Pusat Wisatawan ini dapat dicapai dengan berjalan kaki 15 menit dari Stasiun Shifen di sepanjang Old Street. Di sini, Anda bisa melihat video sejarah kawasan ini, dan mengikuti kelas membuat lentera

Cara ke sana: dengan kereta TRA turun di stasiun Ruifang, lalu transfer ke jalur kereta TRA Pingxi untuk turun di Shifen

4) Nanya

Bila masih belum puas dengan Yehliu, ada satu lagi kawasan geologi yang luar biasa di utara, yaitu Nanya. Terkenal karena formasi bebatuan yang fantastis dan pantai karang yang tererosi, seluruh garis pantai di sini bagaikan taman pahatan batu yang benar-benar menggambarkan karya seni pelapukan dan gelombang alam yang tiada banding. Topografi bebatuan Nanya ini hanya ada di Taiwan, dibentuk melalui pelapukan batu pasir yang melapisi pantai. Oksidasi bijih besi dalam lekukan batu telah memberinya pola bergaris-garis yang sangat unik.

Taiwan

Dari sini, Anda dapat melanjutkan wisata ke area Fulong, yang tak kalah indahnya. Tersedia Fulong Visitor Center untuk memulai penjelajahan Anda.

Cara ke sana: Naik kereta TRA ke stasiun Taipei, lalu transfer ke bis Kou-kuang menuju Yilan Luodong, dan turun di Nanya

5) Mata Air Panas Jinshan

Taiwan

Mata air panas ini menghasilkan air asam berkarbon pada suhu 45 hingga 86 derajat Celcius, sangat nyaman setelah berjalan kaki jauh. Jika mata air lain beruntung jika memiliki dua jenis air, di sini terdapat empat jenis air: air berpasir dari laut, air belerang, air asam karbon, dan air mengandung besi. Di kawasan ini juga tersedia banyak hotel dengan mata air panas, menjadikannya surga bagi wisatawan yang menikmati berbagai jenis air yang tersedia.

Cara ke sana: dengan kereta TRA dari stasiun Taipei naik bis Kuo-Kuang menuju Jinshan

6) Desa Tamsui

Sebagai kota pesisir, banyak desa cantik yang menghadap langsung ke lautan. Salah satunya adalah desa Tamsui, yang memiliki banyak sejarah unik karena dahulu tempat markas orang asing. Sebut saja Hongmao Castle, yang dibangun oleh bangsa Spanyol pada tahun 1626 dan direstorasi oleh bangsa Belanda. Nama aslinya adalah Anthony Castle, tapi karena orang Taiwan menyebut orang Belanda Hong Mao (rambut merah), maka kastil ini dinamakan kastil Hongmao.

Taiwan

Saat kastil ini diambil oleh bangsa Inggris, dibangunlah beberapa gedung seperti sekolah Old Oxford School, kediaman Dr. Mackay dan Tamsui College. Kawasan dan gedung-gedung sangat terpelihara dengan baik, dan menjadi ruang pamer sejarah. Saat ini, dilengkapi juga anjungan panorama untuk melihat matahari terbenam di Shutai. Saat kita berjalan di jalan-jalan tuanya di sepanjang tepi sungai, kita juga bisa menikmati makanan khas seperti pangsit ikan, tahu minyak Ah Gei, dan telur rebus teh. Kita juga bisa naik kapal antara Tamsui ke Ba Li.

Pemerintah semakin memperindah kawasan ini dengan membangun Tamsui Fisherman's Wharf, suatu pelabuhan pancing dengan taman yang luas, jalur sepeda, jembatan berbentuk kapal di atasnya dan jalan kayu di atas air sepanjang 300 meter. Sangatlah nyaman untuk bersandar di pagarnya menikmati semilir angin dan pemandangan hilir sungai Tamsui. Saat senja, inilah tempat terbaik untuk menyaksikan matahari terbenam.

Cara ke sana: naik kereta dari stasiun TRA Taipei, menuju stasiun MRT Tamsui.

7) Teresa Teng Memorial Park (Yun Garden)

“Bunga cantik tidak mekar sepanjang tahun; keindahan akan pergi menghilang…”

Inilah sepenggal lirik dari lagu Mandarin terkenal, Kapan Kau ‘kan Datang Kembali (He Ri Jun Zai Lai) yang menjadikan sang penyanyi, Teresa Teng, legenda di masyarakat berbahasa Mandarin di seluruh dunia. Jika Anda adalah penggemar Teresa Teng, atau jika biduan ini mengingatkan Anda pada ayah bunda atau kakek nenek, inilah tempatnya untuk menghidupkan kembali kenangan masa lalu.

Berlokasi di gunung Jinbaoshan, tempat peristirahatan sang biduan ini semakin mengingatkan kita akan nostalgia saat sebuah kotak musik otomatis mendendangkan lagu-lagi terbaik Teresa seperti “Kapan Kau Akan Datang Kembali”, dan “Kisah Sebuah Desa Kecil”. Sebuah piano raksasa berteknologi tinggi dapat kita mainkan di sini, sembari menikmati pemandangan indah pantai Jinshan.

Taiwan

Cara ke sana: naik kereta TRA ke stasiun Taipei, transfer ke bis Kuo-Kuang menuju Jinshan, turun di halte Jinshan District Office, lalu naik bis Crown Northern Coast Shuttle Bus hingga halte Yun Garden.

Di Jinshan sendiri, jangan lupa untuk mengunjungi Jinshan Old Street, yang telah ada sejak zaman dinasti Qing 300 tahun yang lalu. Kedai di depan kuil Guangán terkenal menjual hidangan bebek terenak di Taiwan.

Menarik sekali bukan? Tak jauh dari Taipei City yang metropolitan, ternyata ada kawasan yang masih melestarikan kehidupan tenteram masa lalu. Untuk makanan halal, banyak terdapat di sekitar masjid At Taqwa di Ruifang, bahkan ada hotel dan restoran halal Pa Fan Keng di kawasan wisata Jiufen.

Segera siapkan petualangan Anda ke New Taipei City untuk wisata Anda yang berikutnya!

(adv)

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini