Mitos Seputar Program Bayi Tabung yang Masih Dipercaya, Ini Faktanya!

Pradita Ananda, Jurnalis · Rabu 15 Januari 2020 21:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 15 481 2153409 mitos-seputar-program-bayi-tabung-yang-masih-dipercaya-ini-faktanya-m8MU52OYXW.jpg Program bayi tabung (Foto: Art America)

Faktanya, mitos di atas sepenuhnya tidak benar karena anak hasil program bayi tabung secara general sama seperti anak biasa. Baik itu soal kesehatan fisik, ataupun tampilan visualnya. Dr.Eeson Sinthamoney, Obstetrics dan Gynaecology dari Sunfert International Fertility Centre, menjelaskan jika anak program bayi tabung situasinya rentan mudah sakit, itu karena awalnya dicetuskan oleh faktor lainnya. Contohnya karena kembar atau bisa juga lahir prematur.

Bayi tabung

“Itu tidak benar, biasanya kita anggap anak bayi tabung sama kayak anak biasa. Tapi kalau mengandung anak IVF kembar, risiko mungkin lebih tinggi. Sebab kita masukkan dua embrio, kalau kembar risiko untuk melahirkan lebih awal (prematur) lebih tinggi, nah kalau prematur banyak masalahnya. Itulah kenapa,” jelas Dr.Eeson Sinthamoney dalam kesempatan yang sama.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini