nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Periode Kedua, Pemkot Gorontalo Bertekad Wujudkan Smart City

Wilda Fajriah, Jurnalis · Kamis 16 Januari 2020 15:12 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 01 16 406 2153769 periode-kedua-pemkot-gorontalo-bertekad-wujudkan-smart-city-kcII8VrneO.jpg foto: ist

SERAMBI Madinah, demikian julukan bagi kota Gorontalo. Kota dengan nuansa keislaman yang begitu kental dalam sendi kehidupan masyarakatnya. Kota Gorontalo memiliki peran strategis karena merupakan ibu kota provinsi sekaligus Ibu Kota daerah tingkat dua kota Gorontalo pimpinan walikota Marten A Taha dan wakilnya Ryan Kono.

Di periode kedua kepemimpinannya, Walikota Gorontalo, Marten A Taha bertekad untuk memberikan yang terbaik kepada warga kota Gorontalo demi terwujudnya kota yang smart yakni, sejahtera, maju, aktif , religius dan terdidik.

"Daerah ini sebagai ibukota provinsi, pusat kegiatan ekonomi, pusat pemerintahan, pusat aktivitas masyarakat, tentunya harus menyiapkan ruang yang dapat membahagiakan bagi setiap warganya yang tinggal disini," papar Marten.

Kota Gorontalo tidak punya SDA yang melimpah, sehingga mereka mengandalkan jasa dan perdagangan. Dengan bidang itu, pemkot Gorontalo dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya dari pengembangan usaha UKM dan menengah serta membuat beberapa program.

Program yang dilakukan oleh pemerintah kota Gorontalo yakni Gratis Lahir Sampai Mati. Diantaranya meliputi gratis biaya persalinan dan ibu melahirkan, biaya akta kelahiran, KTP, dan kartu keluarga, biaya pendidikan dari SD hingga SMA, biaya berobat di puskesmas dan rumah sakit pemerintah, biaya izin usaha, bantuan UMKM, biaya akta nikah serta biaya ambulans dan pemakaman.

Selain indikator pembangunan yang terus meningkat, sejumlah penghargaan juga berhasil diraih oleh kota Gorontalo. Satu diantaranya yang paling membanggakan adalah parasamya purnakarya nugraha sebuah apresiasi penghargaan tertinggi di Indonesia.

"Parasamya purnakarya nugraha hanya dimiliki dan berhasil diperoleh oleh daerah-daerah tertentu. dan di Indonesia ini cuma dua, kota Gorontalo dan kota Makassar," pungkas Marten.

(fmi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini