Kenali Penyebaran Virus Korona, Penyebab Pneumonia Misterius di China

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Kamis 16 Januari 2020 17:16 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 16 481 2153815 kenali-penyebaran-virus-korona-penyebab-pneumonia-misterius-di-china-83lwLvrv6B.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

BEBERAPA waktu lalu warga China digegerkan dengan adanya pneumonia misterius yang menewaskan satu orang. Berdasarkan hasil penelitian lebih lanjut, pneumonia tersebut berasal dari virus korona.

Lantas, bagaimana virus korona dapat menyebar? Melansir Medicalnewstoday ada beberapa cara virus tersebut menyebar, seperti batuk dan bersin tanpa menutup mulut dapat menyebarkan tetesan ke udara.

Selain itu, menyentuh atau berjabatan tangan dengan seseorang yang memiliki virus dapat menularkan virus dari satu orang ke orang lain. Virus juga bisa menular melalui kontak dengan permukaan atau benda yang memiliki virus dan kemudian menyentuh hidung, mata, atau mulut Anda.

tanpa menutup mulut dapat menyebarkan tetesan ke udara.

Dalam beberapa kasus, virus korona dapat menyebar melalui kontak dengan kotoran. Di Amerika Sendiri, orang lebih mungkin untuk terserang penyakit di musim dingin atau musim gugur.

Orang muda pun kemungkinan besar terjangkit virus korona dan orang-orang dapat tertular lebih dari satu kali seumur hidup mereka. Tapi, orang akan terinfeksi setidaknya satu virus korona dalam hidup mereka. Tapi, yang membuatnya berbahaya adalah kemampuan bermutasi dari virus korona menjadi virus mematikan.

Nah, jika sudah terkena untuk mencegah penularan, pastikan untuk tetap di rumah dan beristirahat sambil dan hindari kontak dekat dengan orang lain.

Tutupi mulut dan hidung dengan tisu atau sapu tangan saat batuk atau bersin, guna menyebarkan virus lebih lanjut, dan buang tisu bekas untuk menjaga kebersihan di sekitar rumah.

yang kemudian mengarah ke bentuk pneumonia yang mengancam jiwa.

Virus corona yang bermutasi, akan membawa penyakit Sindrom pernapasan akut berat (SARS), yang kemudian mengarah ke bentuk pneumonia yang mengancam jiwa.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini