Hati-Hati Meledak, Simak 7 Tips Memasang Tabung Gas Elpiji yang Benar

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Kamis 16 Januari 2020 18:13 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 16 612 2153886 hati-hati-meledak-simak-7-tips-memasang-tabung-gas-elpiji-yang-benar-i8adjhyv0v.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

MESKIPUN terdengar sepele, memasang tabung gas ternyata memerlukan ketelitian yang sangat tinggi. Ini sangat penting untuk mencegah ledakan atau insiden yang memicu kebakaran akibat kebocoran pada tabung gas.

Nah, agar Anda semakin waspada, yuk simak baik-baik 7 tips memasang tabung gas yang benar dan aman, seperti dikutip Okezone dari situs Pertamina dan berbagai sumber lainnya, Kamis (16/1/2020).

Sirkulasi udara

Sebelum memasang tabung gas, sebaiknya pastikan sirkulasi udara di dapur Anda berjalan lancar. Kalau diperlukan buka jendela dan pintu lebar-lebar selama proses pemasangan berlangsung. Hal ini dilakukan untuk menghindari ledakan, bila tabung gas mengalami kebocoran.

Hal ini dilakukan untuk menghindari ledakan, bila tabung gas mengalami kebocoran.

Pastikan tidak bocor

Poin yang tidak kalah pentingnya adalah memastikan tabung gas dalam keadaan sempurna dan tidak bocor. Caranya sangat sederhana. Anda bisa meletakkan tabung gas di area yang jauh dari jangkauan api, dan pastikan selangnya tidak tertindih benda apapun.

Setelah itu, oleskan air sabun pada bagian leher tabung. Bila muncul gelembung udara, reaksi tersebut menandakan bahwa tabung gas mengalami kebocoran. Segera ganti dengan tabung yang baru.

Kompor harus dalam keadaan mati

Sebelum memasang tabung gas, pastikan kompor dalam keadaan mati untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Cara ini dilakukan supaya aliran gas dari tabung gas ke kompor terputus. Selain itu, sebaiknya Anda juga membersihkan kompor agar api bisa menyebar secara merata saat dinyalakan.

Rubber seal harus lentur

Pastikan rubber seal atau karet penahan yang mengelilingi leher tabung dalam keadaan lentur dan tidak sobek. Bila ternyata rubber seal yang Anda miliki teksturnya cenderung kaku dan ada sobekan, Anda bisa menggantinya dengan yang baru. Tidak perlu khawatir, rubber seal banyak dijual di toko-toko peralatan memasak.

Tidak perlu khawatir, rubber seal banyak dijual di toko-toko peralatan memasak.

Memasang regulator

Selanjutnya adalah memasang regulator di bagian leher tabung gas. Posisinya harus berdiri tegak lurus ke arah leher tabung. Saat memasangnya, Anda harus menekan sekuat tenaga agar regulator terpasang dengan benar.

Setelah itu, putar penguncinya searah jarum jam dengan posisi kemiringan 180 derajat. Bila regulator terpasang dengan baik, jarum pengukur akan bergerak ke kanan.

Perhatikan bunyi mendesis

Bila terdengar suara mendesis, kemungkinan besar terjadi kebocoran pada karet penahan atau rubber seal. Anda bisa melepas kembali regular untuk mengganti karetnya, kemudian pasang lagi regulator. Bila suara mendesis dan bau gas menghilang, itu tandanya kompor sudah siap digunakan.

Kompor tidak menyala

Seandainya kompor tidak menyala meski regulator sudah terpasang dengan baik, Anda bisa memeriksa indikator jarum pada regulator. Bila jarum pengukur tidak bergerak ke kanan, bisa jadi regulator Anda mengalami kerusakan.

Nah, untuk mengakalinya, lepas regulator lalu pukul beberapa kali dan pasang lagi. Atau bisa juga dengan menggoyangkan selang supaya aliran gas dari tabung ke kompor menjadi lancar.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini