Kisah Aqila Bocah 2 Tahun Pengidap Leukemia

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Jum'at 17 Januari 2020 12:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 17 481 2154196 kisah-aqila-bocah-2-tahun-pengidap-leukemia-nYdzqkIjfz.JPG Kisah Aqila bocah 2 tahun pengidap leukemia (Foto : Sukardi/Okezone)

Diagnosa Leukimia keluar

Aqila pun melakukan tes darah kembali dan hasil menunjukan bahwa bocah perempuan itu kemungkinan mengidap leukimia. Dokter pun melakukan tes lanjutan yaitu bone marrow puncture (BMP) atau aspirasi sumsum tulang.

"Awalnya, kemungkinan leukimia yang diderita Aqila itu 45 persen. Tapi, setelah hasil pemeriksaan BMP keluar, leukimia yang diderita Aqila semakin jelas yaitu 78 persen," ungkap Annida sedikit bergetar.

Kisah Anak Pengidap Kanker

Diagnosa tersebut membuat hati Annida hancur. Anaknya tersebut menderita penyakit berat dan dirinya tak kuasa melihat sang anak menderita. Tapi, Annida punya prinsip bahwa buat apa ditangisi berlarut-larut, tidak akan memberi hasil apa-apa.

Aqila pun memulai perjalanan medisnya. Pertama kali, ia mendapatkan transfusi darah. Kemudian, kemoterapi pun dilakukan pada Agustus 2019 setelah Idul Adha.

"Awal terapi Aqila lemas banget. Bahkan, pernah setelah kemoterapi badan aqila ngedrop, suhu tubuhnya panas banget. Saya khawatir dia kejang akhirnya saya bawa ke rumah sakit lagi," papar Annida.

Rambut Aqila mulai rontok

Setelah 2 minggu pasca kemoterapi pertama kali, rambut Aqila mulai rontok. Selain itu, kakinya pun mulai lemas dan sulit untuk berdiri. Tidak hanya itu, tanda lain yang muncul setelah kemoterapi adalah timbul merah-merah di kulitnya.

Kisah Anak Pengidap Kanker

"Sebelum kemoterapi, Aqila seperti anak lainnya. Dia main sana-sini lari kemana-mana," tutur Annida.

Kemoterapi selama 2 tahun harus dijalani Aqila dan sampai sekarang baru melewati 5 bulan. Durasi akan semakin lama jika sel kanker dalam tubuh terus bertambah dan menyebar.

"Tapi Alhamdulillah, sel kanker di tubuh Aqila sisa 2 persen lagi setelah diketahui dari pemeriksaan BMP dan tidak ada tumor berkembang," tuturnya.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini