Tradisi Keluarga Jimmy Hariyadi saat Perayaan Imlek, Senangnya Bisa Berbagi Angpao

Fadhil Khatamy, Jurnalis · Sabtu 18 Januari 2020 11:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 18 196 2154681 tradisi-keluarga-jimmy-hariyadi-saat-perayaan-imlek-senangnya-bisa-berbagi-angpao-do9CXncg2C.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

JELANG perayaan Imlek, keluarga etnis Tionghoa di Indonesia mulai melakukan banyak persiapan. Misalnya saja Jimmy Hariyadi, yang juga berbagi kisah mengenai tradisi perayaan Imlek di lingkungan keluarganya.

Jimmy merupakan seorang lelaki keturunan Tiongkok dan Indonesia. Nenek Jimmy dari ibunya, tinggal di Tiongkok dan menjadi pribumi sejak tahun 1943. Saat perayaan Imlek, Jimmy biasa berkumpul bersama keluarga besar.

imlek

Saat perayaan Imlek, anggota keluarga berusia muda biasanya berkumpul di rumah saudra tertua. Jimmy pun selalu berkunjung ke rumah saudara tertua di kawasan Jakarta Barat.

Sebelum berangkat ke kediaman saudaranya, Jimmy dan keluarganya biasanya memakai baju kembaran bernuansa merah terang. Warna ini sangat identik dengan perayaan Tahun Baru Imlek.

Sesampai di sana, Jimmy dan keluarga melakukan sembahyang, bertujuan untuk menghormati leluhurnya yang sudah tiada. Ada ritual khas yang biasa dilakukan, seperti harus ada foto leluhur yang sudah tiada, lalu diberi makanan yang menjadi favoritnya, saat masih hidup di dunia.

Misalnya saja buah, makanan-makanan khas Tiongkok lainnya dan minuman juga wajib dipersembahkan untuk leluhurnya. Tak lupa dengan ritual Wingsua, membakar lidi merah dan ditancapkan di mangkuk berisi beras.

Setelah itu, Jimmy dan keluarganya melakukan ritual bakar uang kertas palsu dari Tiongkok di sela-sela sembahyang. Jimmy berujar, uang tersebut bisa "dipakai" sang leluhur yang sudah berada di surga.

"Uangnya dibakar untuk dipakai almarhum yang sudah tidak di surga," kata Jimmy.

Sementara itu, saat berkumpul dengan keluarga besar ada hal yang paling disukai oleh Jimmy. Ia membagikan angpao kepada keluarganya, khususnya kepada anak-anak dan siapapun yang belum berpenghasilan.

angpao

"Dulu waktu kecil saya dikasih Angpao. Tapi sekarang saya sudah bekerja, jadi gantian saya yang bagikan angpao ke saudara yang belum berpenghasilan," ungkap Jimmy.

Setelah asyik berkumpul, bercengkrama dan makan-makan, barulah Jimmy bersama keluarga besarnya pergi ke klenteng untuk kembali sembahyang kepada Dewi Quan In. Mereka memohon kepada Tuhan agar diberi keselamatan dan hidup bahagia selama di dunia.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini