Jokowi Beri Wejangan lewat Komik: Jangan Menilai Orang dari Tampilannya

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Minggu 19 Januari 2020 15:32 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 19 612 2155059 jokowi-beri-wejangan-lewat-komik-jangan-menilai-orang-dari-tampilannya-YAE6KZ5Vju.jpg Presiden Jokowi. (Foto: Instagram)

PRESIDEN Joko Widodo memang punya cara untuk mengajak masyarakat bersikap positif. Lewat medium komik, Jokowi mengajarkan setiap masyarakat untuk tidak boleh sembarang menilai orang.

Ya, seperti keterangan di unggahan tersebut, Jokowi menuliskan kalimat seperti ini; "Perbuatannya, bukan penampilannya".

Dalam komik tersebut, Jokowi dikisahkan sedang berjalan-jalan dengan cucunya menaiki MRT. Kemudian, sang cucu mengeluh pada Jokowi, "Mbah, itu ada orang serem."

Ya, di depan cucunya, duduk seorang pria berambut merah dengan tampilan khas preman. Mengetahui cucunya takut, Jokowi menenangkan dengan kalimat, "Enggak apa-apa, nggak usah takut."

Kemudian, sang cucu mengeluh pada Jokowi,

Sementara itu, di samping si pria berambut merah terdapat dua yang memberi penilaian terhadap sosok pria 'seram' tersebut. "Itu preman, ya? Penampilannya serem gitu," kata perempuan berhijab merah muda.

Singkat cerita, MRT melaju dan berhenti di peron dua. Masuklah seorang nenek-nenek berbaju pink. Ia tampak bingung harus duduk di mana karena semua kursi sudah penuh.

Tak diduga, si pria yang disangka preman itu berdiri dan mempersilahkan nenek tersebut duduk di tempatnya. Si nenek merasa tidak enak hati, tapi pria berambut merah dengan ikhlas memberikan tempat duduk tersebut karena si nenek lebih berhak darinya.

Melihat perbuatan pria berambut merah, dua perempuan yang sebelumnya menghakimi si pria dari tampilan malu sendiri. "Eh, baik juga orangnya". "Iya Walau pun mukanya seram," tambah perempuan lain. Si nenek pun mempertegas sikap pria berambut merah, "Anaknya sopan ternyata."

Saat MRT melaju, si pria yang berdiri di depan si nenek berkata," Ibu masih ingat saya? Saya dulu anak murid ibu," kata si pria. Si nenek pun tak menyangka kalau pria berpenampilan seram itu adalah muridnya.

"Aku masih ingat ucapan ibu. Jadi orang pintar saja nggak cukup, yang lebih penting lagi berbuat baik ke orang lain," ungkap si pria menerangkan ulang ucapan gurunya tersebut.

Di akhir komik, Jokowi memberi intisari dari peristiwa tersebut. "Jangan hanya menilai seseorang dari penampilannya, tapi nilailah dari apa yang diperbuatnya," ucap Jokowi ke cucunya berjaket oranye.

Komik ini dibagikan 4 jam yang lalu setelah berita ini dimuat di Okezone. Sudah ada 876,6 ribu netizen yang menyukai komik ini. Apakah Anda pun suka dengan unggahan Jokowi ini?

View this post on Instagram

Perbuatannya, bukan penampilannya.

A post shared by Joko Widodo (@jokowi) on

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini