nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tips Menangani Anak Pemalu, Bunda Bisa Coba Loh!

Adityo Bagas, Jurnalis · Senin 20 Januari 2020 19:39 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 01 20 196 2155690 tips-menangani-anak-pemalu-bunda-bisa-coba-loh-xr0TEAYhgJ.jpg Anak pemalu (Foto: 233 Live News)

Setiap anak selalu memiliki rasa malu. Namun bagaimana jika anak terlalu pemalu. Sebagai orangtua, Anda dapat membantu mereka belajar untuk membangun hubungan dalam bersosialisasi dan berinteraksi antar sesama teman.

Dilansir dari Webmd.com, Senin (20/01/2020) secara umum, tidak ada yang salah bila menjadi seorang pemalu. Anak-anak yang pemalu sering menjadi pendengar yang lebih baik dan memiliki lebih sedikit kesulitan saat di sekolah.

 anak pemalu

Anak-anak pemalu biasanya cenderung mandiri, bijaksana, serta empatik, tetapi sering tidak suka mencoba hal-hal baru. Namun mereka sering lambat menyesuaikan diri dengan situasi baru.

Mereka mungkin ingin bersosialisasi, tetapi mungkin ada rasa takut memulainya. Berikut ini tips membantu anak yang pemalu.

1. Menanamkan kepercayaan diri pada anak

Bantu anak Anda untuk bersosialisasi serta ajari mereka dalam menemukan celah saat berada dalam situasi baru, agar ia berhasil untuk melewatinya. Bantu mereka melalui tantangan yang memperkuat dirinya sendiri, sehingga mereka ingin melakukannya lagi.

2. Beri kesempatan untuk meningkatkan keterampilan sosial

Beri anak Anda kesempatan untuk melatih keterampilan sosialnya kapan pun dan di mana pun Anda bisa menerapkannya itu pada anak Anda. Saat di swalayan misalnya, tuntunlah ia agar membayar belanjaannya di kasir sendiri tanpa bantuan dengan orangtuanya. Bantulah ia untuk beradaptasi dengan lingkungannya.

3. Berikan ruang kepada anak untuk berteman

Terkadang sifat pemalu datang dari pengaruh orangtuanya, seperti dengan melarangnya ia untuk bermain serta berinteraksi dengan teman sebayanya. Jadi, dengan begitu sifat pemalu tersebut akan timbul kepada anak dan dapat memunculkan kelakuan yang salah tingkah ketika bertemu dengan temannya. Oleh karena itu berilah ruang dan waktu untuk bersosialisasi dengan teman-temannya.

4. Memberikan ekspresi empatik

Beri tahu anak Anda bahwa Anda dapat melihatnya ketika ia merasa malu. Dan saat ia merasa malu, sudah jadi tugas Anda yaitu membagikan cerita kepadanya jika saat-saat itu terjadi padanya. Dukung ia untuk berinteraksi. Jika berhasil, berilah pujian kepadanya agar ia merasa puas dengan keberhasilannya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini