nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Nikmatnya Rujak Gamel, Kuliner Khas Cirebon yang Menggugah Selera

Fathnur Rohman, Jurnalis · Senin 20 Januari 2020 08:48 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 01 20 298 2155256 nikmatnya-rujak-gamel-kuliner-khas-cirebon-yang-menggugah-selera-ArIEZ1vtHT.jpg Rujak Gamel Cirebon (Foto: Okezone)

Selain tahu gejrot, nasi jamblang dan empal gentong, ternyata Kabupaten Cirebon masih memiliki banyak makanan khas yang menarik untuk dicoba. Salah satunya rujak Gamel. Kuliner khas ini hanya bisa dijumpai di Desa Gamel, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

Rujak Gamel sendiri biasanya dijual dengan harga yang cukup murah. Wisatawan yang berkunjung ke Cirebon hanya perlu merogoh kocek sebesar Rp10 ribu untuk satu porsinya.

Rujak Gamel Khas Cirebon

Tidak jauh berbeda dengan rujak pada umumnya, pada rujak Gamel terdapat rebusan kangkung. Namun yang membedakannya, di dalam rujak gamel terdapat isian lainnya berupa mi, mentimun, kol, tahu, gorengan, daun singkong, serta kerupuk basah.

Sensasi pedas bisa langsung kita rasakan apabila memakan rujak Gamel. Akan tetapi, sensasi rasa pedas itu bukan hanya cita rasa pedas biasa, melainkan rasa pedas yang akan membuat kita ketagihan terus memakan rujak gamel, meski keringat bercucuran.

Salah satu faktor yang menyebabkan hal itu terjadi, karena ada terasi khas Cirebon yang dipakai dalam pembuatan sambal rujak gamel. Keberadaan daun singkong dan kerupuk basah juga menambah kesempurnaan saat menyantap rujak Gamel.

Menurut salah satu pedagang rujak Gamel, Wati (50), rujak ini mulai terkenal di masyarakat pada tahun 2019. Rujak gamel bisa dikenal luas karena banyak biduan dangdut yang sering mampir ke warung-warung yang menjual rujak.

Warung Wati terletak di Desa Sarabau (desa pemekaran dari Desa Gamel). Ia mengaku sudah berjualan rujak Gamel dari tahun 1984. Ia memakai resep turun temurun yang dipakai oleh keluarganya.

"Omzetnya Alhamdulillah. Tadinya biasa saja. Tapi sekarang lumayan, ramai gara-gara banyak artis organ tunggal yang makan," kata Wati saat berbincang dengan Okezone.

Lebih lanjut Wati menuturkan, tidak banyak pedagang rujak gamel lain. Hal tersebut juga menjadikan warungnya selalu ramai didatangi para pembeli.

Salah satu pembeli asal Indramayu bernama Sudirman Wamad mengaku sangat menyukai rujak Gamel. Menurutnya, rujak Gamel memiliki cita rasa tersendiri sehingga membedakannya dengan rujak-rujak pada umumnya.

Sudirman menjelaskan, yang membuat nikmat dari rasa rujak Gamel adalah adanya sambal terasi. Meski pedas, ia mengaku selalu ketagihan untuk mencicipi rujak gamel itu. "Enak sekali rujaknya. Saya biasa pesan untuk saya dan istri saya. Pedasnya ini bikin nagih. Kalau kata bahasa Cirebonnya sih sambal terasinya sedap, " ucap Sudirman. 

Bagi para wisatawan yang ingin mencicipi rujak Gamel, bisa langsung datang ke Desa Sarabau. Para wisatawan juga bisa sekaligus berburu batik khas Cirebon, karena Desa Sarabau juga letaknya berdekatan dengan Kawasan Batik Trusmi.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini