nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sering Merasa Mager dan Ngantuk saat Hujan, Ini Alasannya!

Tiara Putri, Jurnalis · Senin 20 Januari 2020 19:10 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 01 20 481 2155592 sering-merasa-mager-dan-ngantuk-saat-hujan-ini-alasannya-skE4payUgU.jpg Hujan bikin mager (Foto: Educationviews)

HUJAN deras kembali mengguyur beberapa daerah di ibu kota sejak pagi. Saat hujan turun, beberapa orang ada yang bawaannya hanya ingin rebahan atau tiduran alias malas gerak (mager). Suhu dingin dan suara rintik hujan memang bisa terasa menenangkan sehingga membuat seseorang enggan beraktivitas.

Sebenarnya bukan tanpa alasan hujan dapat membuat seseorang merasa mager. Hal ini dikarenakan tubuh selaras dengan alam. Melansir Verlo, Senin (20/1/2020) cahaya yang meredup seperti mendung mendorong kelenjar pineal untuk memproduksi melatonin. Hal itu membuat produksi melatonin melonjak sehingga menimbulkan rasa kantuk.

 Ilustrasi malas

Apabila merasa mengantuk, kebanyakan orang cenderung memilih tiduran di kasur atau rebahan di sofa. Belum lagi hujan juga bisa menimbulkan rasa lelah yang merupakan dampak dari tekanan barometrik yang lebih rendah. Akibatnya jumlah oksigen yang tersedia di udara menjadi berkurang dan mengantuk adalah salah satu tanda pertama kekurangan oksigen.

Tapi sebaiknya, apabila merasa mengantuk atau mager saat hujan di siang hari, hindari untuk jatuh tertidur. Alasannya karena tekanan barometrik yang rendah membuat seseorang sulit untuk tidur nyenyak. Tidur yang tidak berkualitas atau terganggu malah bisa menurunkan suasana hati dan memancing emosi.

Sebaliknya, lakukan beberapa cara untuk mengatasi kantuk dan mager saat hujan. Pertama, paparkan tubuh pada cahaya sebanyak-banyaknya. Entah itu lampu maupun sinar matahari. Saat mendung atau turun hujan, paparan sinar UV tetap ada. Terkena sinar dapat membantu tubuh lebih berenergi. Jadi, beraktivitaslah di luar rumah atau nyalakan lampu di ruangan yang gelap.

Kemudian tetap aktif. Hujan bukan alasan untuk menghalangi seseorang bergerak. Berolahragalah di pagi hari atau melakukan yoga saat istirahat makan siang. Bisa juga melakukan aktivitas ringan seperti cobalah berjalan cepat di sekitar gedung. Aktivitas fisik membantu merangsang kewaspadaan dan kejernihan mental.

Terakhir, lakukan sesuatu yang kreatif. Membuat karya seni, kerajinan tangan, menulis puisi, atau memanggang kue dapat membantu pikiran fokus pada aktivitas yang menyenangkan. Selain itu, aktivitas-aktivitas tersebut dapat merangsang produksi serotonin yang membuat perasaan lebih bersemangat.

(dno)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini