nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tantangan Pemerintah Cegah Virus Korona Masuk ke Indonesia

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Senin 20 Januari 2020 19:30 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 01 20 481 2155674 tantangan-pemerintah-cegah-virus-corona-masuk-ke-indonesia-zQvY0vPPYM.jpg Kepala KKP Kelas I Soetta Anas Ma'ruf. (Foto: Dimas/Okezone)

VIRUS Korona mulai mengintai seluruh dunia, termasuk Indonesia. Pengawasan penumpang di seluruh pelabuhan maupun bandara di Indonesia diperketat.

Kepala KKP Kelas I Soekarno Hatta, Anas Ma'ruf Anas mengatakan, salah satu tantangan yang dihadapi pemerintah saat mencegah masuknya virus Korona adalah mengidentifikasi seluruh pesawat, yang masuk atau datang dari Tiongkok. Saking banyaknya pesawat atau kapal yang masuk dari Tiongkok, membuat pemerintah harus hati-hati.

kkp

"Untuk mencegah virus Korona harus kita identifikasi, karena setiap hari jadwalnya berubah-ubah tidak semua. Intinya semua pesawat dan penumpang yang berasal dari daratan Tiongkok harus diawasi. Seperti Hong Kong, Beijing, hingga Shanghai. Apalagi yang transit dari Bangkok dan Singapura itu banyak sekali," tegasnya.

Identifikasi pesawat maupun kapal tersebut dilakukan guna meminimalisir penyebaran virus Korona. Ditambah lagi dengan pengunjung dari Tiongkok yang masuk ke Indonesia, melalui jalur transit seperti di Thailand, Singapura, maupun Filipina.

Dari data pengunjung yang dikeluarkan KKP, untuk penerbangan langsung dengan rute Tiongkok-Jakarta sendiri jumlahnya kurang lebih mencapai 30 penerbangan. Namun, dari rute tersebut tidak ada satu pun penerbangan langsung dari Wuhan.

Berbeda dengan Bali. Sebagai salah satu destinasi favorit wisatawan Tiongkok, jumlah penerbangan Tiongkok-Bali mencapai 20 penerbangan. Dua di antaranya adalah penerbangan langsung dari Wuhan.

"Di Bali dalam satu hari ada dua kali penerbangan dari Tiongkok. Oleh karena itu, teman-teman KKP di sana telah melakukan tindakan pengawasan yang ketat. Termasuk memonitor pengunjung melalui pemindai suhu tubuh, Health Alert Card, hingga pengawasan melalui Syndromic Surveillance," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini