nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kemenkes: Ke China Boleh, Tapi Harus Lakukan Persiapan

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Senin 20 Januari 2020 21:32 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 01 20 481 2155747 kemenkes-ke-china-boleh-tapi-harus-lakukan-persiapan-zeL4HowEgj.jpg Ilustrasi. (Foto: Pixabay)

MESKI sudah mengeluarkan travel advice untuk mencegah penyebaran pneumonia di Tiongkok, pemerintah belum mengeluarkan travel banned. Warga Negara Indonesia (WNI) diperbolehkan pergi ke China, asal ada persiapan khusus.

Ditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, Anung Sugihantono, mengatakan, travel banned baru diberlakukan bila penyebaran virus korona berlangsung sangat cepat. Diikuti dengan tingginya angka kematian sepanjang penyebaran virus korona di China.

"Kita melakukan travel banned sebagaimana sesuai dengan kaidah yang ditetapkan dalam International Health Regulation dan dari rekomendasi WHO. Misalkan ya kemarin Ebola, Ebola itu sempat ramai di Kongo," ungkap Anung membahas penyebaran virus corona China, ditemui di Gedung Kemenkes, kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (20/1/2020).

travel advice

Ketika ada travel banned, tidak boleh ada seorang pun masuk ke salah satu kawasan di sana. Baik itu di kota besar maupun provinsi setempat. WNI harus sungguh-sungguh waspada terhadap penularan pneumoania ini.

"Kecuali petugas kesehatan yang sudah mendapatkan pelatihan pengetahuan dan upaya-upaya preventif di negara terdampak. Tapi kita tidak berharap akan terjadi hal semacam itu," sambungnya.

Lebih lanjut, Anung menjelaskan, travel banned juga berkaitan dengan tatanan ekonomi suatu negara. Contoh sederhana, negara yang diduga terjangkit suatu virus tidak boleh mengirimkan produk ke negara lain karena dikhawatirkan ada bagian produk yang mampu menjadi faktor penular. Alhasil, pergerakan ekonomi pun akan ikut terhambat.

"Oleh karena itu, kita berharap ini tidak terjadi dan semua cepat teratasi. Masyarakat bisa kembali beraktivitas normal, baik yang mau melakukan perjalanan ke luar negeri, maupun yang akan berkunjung ke Indonesia. Tentunya kewaspadaan harus terus kita tingkatkan," tutup Anung.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini