nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dari Asal Usul hingga Tenaga Kesehatan Tertular, Ini 5 Fakta Seputar Pneumonia Wuhan

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Selasa 21 Januari 2020 10:43 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 01 21 481 2155886 dari-asal-usul-hingga-tenaga-kesehatan-tertular-ini-5-fakta-seputar-pneumonia-wuhan-ZBJeKaOGCm.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

OTORITAS China dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut adanya kasus pneumonia di Wuhan, China karena adanya virus Korona jenis baru. Virus ini tiba-tiba mewabah jelang Tahun Baru China.

Tetapi, sangat sedikit yang diketahui tentang virus baru, termasuk asal-usulnya dan bagaimana mudahnya menular antar manusia. Hingga saat ini, lebih dari 200 orang telah jatuh sakit akibat virus Korona baru di China, dengan empat orang meninggal.

Sebagian besar kasus terjadi di Wuhan, meskipun penyakit ini telah menyebar ke kota-kota China lainnya, termasuk Beijing, Shanghai dan Shenzhen.

Nah, berikut adalah beberapa perkembangan terkait virus korona yang sudah diketahui oleh para dokter dan ilmuwan, seperti dilansir dari CNA.

China lainnya, termasuk Beijing, Shanghai dan Shenzhen.

Asal Usul Virus belum terdeteksi

Komisi Kesehatan Nasional China mengatakan, sumber virus belum ditemukan dan jalur penularannya belum sepenuhnya dipetakan.

Beberapa ahli mengatakan jenis itu mungkin tidak mematikan seperti jenis virus Korona lainnya seperti Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS), yang menewaskan hampir 800 orang di seluruh dunia selama wabah 2002-2003 di China.

Menular dari laut hingga manusia

Wabah ini sangat terkait dengan pasar makanan laut di Wuhan, tetapi beberapa pasien yang didiagnosis dengan virus korona baru menolak paparan ke pasar ini.

WHO mengatakan, penularan utama virus tersebut nampaknya berasal dari hewan. Tapi, Zhong Nanshan, seorang ilmuwan terkenal di Komisi Kesehatan Nasional yang membantu mengungkap wabah SARS, memperingatkan bahwa virus tersebut dapat ditularkan dari manusia ke manusia.

Belum ada obat

Hingga saat ini, belum ada vaksin untuk virus baru. Gejalanya meliputi demam, kesulitan bernafas, batuk serta infiltrat pneumonik di paru-paru.

Pihak berwenang China pun telah meningkatkan upaya pemantauan dan desinfeksi menjelang liburan Tahun Baru China di akhir Januari, ketika banyak dari 1,4 miliar orang di negara itu akan melakukan perjalanan domestik dan luar negeri.

 1,4 miliar orang di negara itu akan melakukan perjalanan domestik dan luar negeri.

Tenaga kesehatan terinfeksi

Infeksi yang mewabah bukan hanya terjadi pada keluarga korban saja. Otoritas kesehatan China mencatat ada 15 tenaga kesehatan yang merawat pasien pneumonia di Wuhan telah terinfeksi.

Hal ini sekaligus memperkuat pendapat bahwa penularan pneumonia misterius tersebut bisa terjadi karena adanya kontak langsung dengan pasien yang terkena virus.

Banyak Negara sudah waspada

Otoritas bandara di Amerika Serikat serta banyak negara Asia, termasuk Singapura, Jepang, Thailand, dan Korea Selatan, telah meningkatkan pemeriksaan penumpang dari Wuhan.

Organisasi Kesehatan Dunia mengirim arahan ke rumah sakit di seluruh dunia tentang pencegahan dan pengendalian infeksi.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini