nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Penyebaran Virus Korona Meluas, Pemerintah China Keluarkan Travel Warning ke Wuhan

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Rabu 22 Januari 2020 20:32 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 01 22 481 2156842 penyebaran-virus-korona-meluas-pemerintah-china-keluarkan-travel-warning-ke-wuhan-O2YHdOuIph.jpg Travel Warning ke Wuhan. (Foto: Reuters)

PERSEBARAN virus korona semakin mengkhawatirkan setelah kembali jatuh korban di Amerika Serikat (AS). Oleh karena itu, departemen kesehatan China pun mengeluarkan peringatan resmi bahwa virus ini dapat menular secara cepat dari manusia ke manusia.

Sejak viral pada awal Januari lalu, virus korona diklaim telah menginfeksi ratusan warga maupun wisatawan yang datang ke Kota Wuhan, di mana sembilan di antaranya dilaporkan meninggal dunia.

Deputy Director of the National Health Commission, Lin Bin, menjelaskan penularan dari manusia ke manusia tersebut telah terjadi terutama pada para pekerja medis.

penularan dari manusia ke manusia tersebut telah terjadi terutama pada para pekerja medis.

"Bukti menunjukkan bahwa penyakit ini telah ditularkan melalui saluran pernapasan dan ada kemungkinan mutasi virus," terang Lin Bin, seperti dilansir dari Independent, Rabu (22/1/2020).

Lin Bin pun mengimbau agar seluruh penduduk maupun wisatawan asing menghindari Kota Wuhan hingga waktu yang belum ditentukan. Begitu pula dengan penduduk setempat, mereka diminta untuk tidak meninggalkan kota Wuhan agar virus tidak menyebar lebih luas.

Hasil penelitian para ahli media, virus korona diklaim dapat menyebabkan penyakit pneumonia, yang notabennya masih satu 'keluarga' dengan virus penyebab wabah Sars yang menelan korban meninggal hingga lebih dari 800 orang pada 2002-2003 silam.

Selain China, empat kasus korona juga ditemukan di Thailand, Jepang, Korea Selatan, dan Amerika Serikat. Seluruh pasien yang didiagnosa terpapar virus ini mengaku baru saja mengunjungi Kota Wuhan. Rabu ini, giliran Hong Kong dan Macau melaporkan penemuan kasus virus korona di wilayahnya.

Sars yang menelan korban meninggal hingga lebih dari 800 orang pada 2002-2003 silam.

"Situasi masih bisa dikendalikan. Kami belum mendapat laporan bahwa virus ini telah menyebar luas. Sebagai upaya pencegahan, kami juga memeriksa supir taksi, petugas medis, dan orang-orang yang berhubungan langsung dengan pasien," ujar Anutin Charnvirakul, Menteri Kesehatan Thailand.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini