nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mengenal Parkinson, Penyakit yang Diidap Ozzy Osbourne

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Kamis 23 Januari 2020 10:01 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 01 23 481 2156994 mengenal-parkinson-penyakit-yang-diidap-ozzy-osbourne-ZKAjHgKd6C.jpg Ozzy Osbourne idap Parkinson (Foto : Skynews)

Legenda hidup musik Rock, Ozzy Osbourne baru-baru ini didiagnosa mengindap Parkinson setelah kondisi kesehatannya menurun dalam beberapa tahun terakhir. Pada Januari 2019 Ozzy pun sempat dirawat secara intensif di rumah sakit karena mengidap flu berat yang disebabkan oleh paru-paru basah.

Kejadian bertambah parah setelah kecelakaan terjadi yang membuatnya bermasalah dengan tulang belakang dan lehernya. Ia terjatuh saat menuju kamar mandi, kencangnya benturan membuat tubuhnya yang sudah tidak muda terbanting menuju lantai. Hampir satu tahun setelah kejadian tersebut, Ozzy Osbourne pun dikabarkan mengidap PRKN 2 yang merupakan bagian dari Parkinson.

Sebagaimana diketahui Parkinson adalah penyakit saraf yang akan memburuk secara bertahap dan berpengaruh pada bagian otak yang berfungsi menggerakan tubuh. Alhasil orang yang mengalami Parkinson akan merasa kesulitan untuk mengatur gerakan tubuhnya termasuk saat berjalan bahkan berbicara.

Ozzy Osbourne

Merangkum dari berbagai sumber, Parkinson sendiri memiliki lima tingkatan stadium yang mirip dengan penyakit kanker. Pada stadium awal penyakit Parkinson masih belum mengganggu aktivitas pengidapnya. Gejala Parkinson akan mulai terlihat ketika sudah memasuki stadium tiga. Ciri-cirinya adalah gerakan penderitanya yang mulai melambat sehingga menggangu aktivitas maupun kinerjanya sehari-hari.

Lanjut ke tahap berikutnya yakni stadium empat, penderita sudah mulai merasa kesulitan untuk berdiri dan berjalan layaknya seseorang yang terserang stroke. Pada tahap akhir penyakit ini yakni stadium lima, penderita Parkinson bahkan bisa seperti orang lumpuh bahkan sudah tidak mampu berdiri sama sekali. Hal mengerikan lainnya adalah penderita biasanya akan mengalami delusi atau halusinasi.

Orang lanjut usia atau di atas 60 tahun memang rentan terkena Parkinson, namun bukan berarti orang yang lebih muda bisa terbebas dari penyakit yang satu ini. Parkinson lebih sering menyerang pria ketimbang para wanita.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini