nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Begini Persiapan Rumah Sakit di Kota Gudeg Menghadapi Virus Korona

Kamis 23 Januari 2020 18:41 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 01 23 481 2157336 begini-persiapan-rumah-sakit-di-kota-gudeg-menghadapi-virus-korona-p8g3ReAfBB.jpg Kota Gudeg, Yogyakarta (Instagram Bion Motret)

Baru sepekan yang lalu, perawat, dokter, tenaga medis, karyawan di RSUP dr Sardjito yang berada di Kota Gudeg alias Yogyakarta mengikuti simulasi menghadapi penyakit yang ditularkan melalui udara, yakni virus korona.

Kabar yang menyatakan bahwa virus korona mulai menyebar ke berbagai kawasan menjadi perhatian serius RSUP Dr Sardjito. Selain melakukan simulasi juga melakukan pelatihan mengatasi virus korona, contohnya mengenakan pakaian tertentu.

 pakaian

Seorang perawat di Rumah Sakit Umum Pusat Dr Sardjito Yogyakarta Anjar Ismiyati mengenakan pakaian lengkap di tengah tugasnya. Bukan seperti hari biasa, pakaian ini adalah Alat Pelindung Diri (APD) yang menjadi bagian dari prosedur menghadapi penyakit tertentu.

“APD ini lengkap, dari penutup rambut, kacamata goggle, masker standar khusus sampai sepatu. Kami sudah siap, dan semua telah memahami yang harus dilakukan. Jadi, masyarakat tidak perlu khawatir,” kata Anjar belum lama ini.

Seperti dilansir dari VOA, Kasubag Hukum dan Humas RSUP Dr Sardjito, Banu Hermawan mengatakan, simulasi menghadapi virus korona ini adalah bentuk antisipasi.

Prinsipnya, rumah sakit ini telah siap menghadapi ancaman virus korona dan memiliki kecakapan serta pengalaman cukup terkait penyakit sejenis, yang muncul sebelumnya.

“Kementerian Kesehatan sudah memberikan peningkatan kewaspadaan. Lini pertama yang dipakai adalah KKP, kantor pelabuhan. Jadi misalnya di bandara, di dermaga, di pintu-pintu masuk. Bagaimana dengan rumah sakit? Sebelum kasus ini muncul, Sardjito sudah antisipasi itu sehingga kita lakukan simulasi, supaya kalau memang betul-betul ditemukan di sini, kita sudah siap betul,” kata Banu.

RSUP Dr Sardjito sebagai rumah sakit rujukan nasional telah memiliki pengalaman dalam penanganan kasus SARS pada 2013. Jika benar-benar terjadi kasus virus korona, tenaga parkir, perawat, bagian obat bahkan sampai direktur rumah sakit telah tahu apa yang harus dilakukan.

Banu mengatakan, mereka sudah memiliki 87 ruangan khusus yang disiapkan terkait serangan virus semacam ini. Ruangan khusus dengan tekanan negatif, di mana udara terpompa keluar dan mampu menyedot virus, selalu disiagakan. RS Sardjito meyakinkan masyarakat bahwa mereka siaga terkait sebaran virus corona.

Direktur Utama RSUP Dr Sardjito, Dr. dr. Darwito, SH., Sp.B(K) Onk juga memastikan rumah sakit yang dipimpinnya memahami prosedur yang ditetapkan. Apalagi, posisi Yogya sebagai kota tujuan wisata populer, termasuk turis dari China.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini