nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

4 Negara Ini Jadi Surga bagi Pecinta Kuliner Kari

Mas Haidar, Jurnalis · Jum'at 24 Januari 2020 21:24 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 01 24 298 2158001 4-negara-ini-jadi-surga-bagi-pecinta-kuliner-kari-zLzj5vJM5m.jpg Kari Sri Langka (Foto : CNN)

Kelezatan hidangan kari sudah terkenal hingga penjuru dunia. Uniknya, di beberapa negara kari disajikan dengan cita rasa yang berbeda.

Jadi, pencinta kari bisa menikmati hidangan ini di berbagai negara dengan cita rasa yang berbeda. Jika kamu pencinta kuliner kari, wajib mengunjungi negara-negara ini yang dikutip Okezone dari CNN :

Pakistan

Negara yang bersebelahan dengan India ini cenderung menambahkan setiap hidangan dengan daging sapi, ayam atau ikan serta banyak rempah-rempah, seperti pala, jintan, kunyit, daun salam, kapulaga dan lada hitam.

Kari Sri Langka

Kari sangat populer di Pakistan, ada berbagai macam kari dengan puluhan isi yang ditawarkan di seluruh negeri, mulai dari karahi (dibuat dengan bawang putih, rempah-rempah, cuka , tomat dan bawang dengan tambahan daging kambing atau ayam), saag (bubur bayam dan sawi berbumbu), kari buncis.

Makanan dengan cita rasa kari Pakistan tidak hanya itu, ada juga, aloo gosht (kari daging dan kentang), lobia daal (kari kacang hitam).

Sri Lanka

Kari seakan-akan menjadi makanan pendamping yang wajib ada bagi warga Sri Lanka. Sebagai jalur utama perdagangan rempah kuno dan bekas jajahan Inggris, Sri Lanka memiliki hubungan yang panjang dengan kari.

"Pada abad ke-19, Inggris mendirikan perkebunan teh, kayu manis, karet, gula, kopi dan nila di pulau itu dan membawa ribuan buruh kontrak dari Tamil Nadu [di India selatan] untuk mengerjakannya," ujar Colleen.

Selain itu, pulau ini juga merupakan rumah bagi jutaan orang Sinhala, sebuah kelompok etnis yang beremigrasi dari India utara ribuan tahun yang lalu.

Kari Sri Langka

Berkat pengaruh dari komunitas Sinhala dan India selatan, kari menjadi populer di Sri Lanka. Meskipun rasa sangat bervariasi, kari di Sri Lanka menggunakan bahan-bahan dasar seperti santan, asam, ikan Maladewa, cabai hijau, biji sesawi, ketumbar dan jintan.

Di antara banyak jenis kari, parippu (kari dhal), polos (kari nangka hijau), kukul mas dan ambul thiyal (kari ikan asam), menjadi primadona di Sri Lanka.

Korea Selatan

Di Korea Selatan, kari diperkirakan muncul setelah Perang Dunia II. Hal ini dikarenakan selama perang, Jepang menjajah Korea dan sekitar 2,4 juta orang Korea tinggal di Jepang.

"Setelah Jepang menyerah, sebagian besar dipulangkan ke Korea, hanya sekitar 600.000 yang tersisa," jelas Colleen Sen penulis buku Curry: A Global History.

Ketika berada di Jepang, orang Korea mulai menyukai makanan lokal, termasuk kari, dan kemudian mencoba membuat ulang resep sesuai lidahnya di rumah. Kari menjamur setelah sebuah perusahaan bernama Ottogi memproduksi bubuk kari siap pakai dan kari instan pada 1960-an.

Kari Korea

Sejak itu, nasi kari (semangkuk daging sapi, wortel, kentang dan bawang di atas nasi) dan kari tteokbokki - saus semur dengan tteok (kue beras), kue ikan, sayuran dan telur telah menjadi dua masakan rumahan paling populer.

Thailand

Ketika abad keempat, pedagang India dan misionaris Buddha diperkirakan telah menyebarkan rempah-rempah seperti asam dan bawang putih, bawang merah, jahe dan serai di seluruh Thailand.

Dengan berjalannya waktu, orang Thailand mulai eksperimen dan memasukkan bahan-bahan ini ke dalam masakan mereka sendiri, yang memunculkan kari pedas yang terkenal di negara ini.

Kari Thailand

Hidangan kari Thailand bervariasi di seluruh negeri. Secara umum, Kari di utara Thaliand lebih kering dan yang lebih basah berada di Thailand tengah dan selatan, karena santan disana lebih umum.

Kari Thailand (atau "gaeng" dalam bahasa Thailand) biasanya mengandung pasta udang fermentasi, serta serai dan gula aren.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini