nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Rajin Cuci Tangan Bisa Cegah Penularan Virus Korona

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Jum'at 24 Januari 2020 08:13 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 01 24 481 2157512 rajin-cuci-tangan-bisa-cegah-penularan-virus-korona-OVJuyDcYrc.jpg Ilustrasi. (Shutterstock)

PENYEBARAN virus korona semakin meluas di kawasan Asia. Tak hanya di Kota Wuhan, China, virus korona juga menyebar di sejumlah negara seperti Thailand, Korea Selatan, hingga Amerika Serikat.

Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) menyarankan beberapa upaya yang dapat dilakukan masyarakat, dalam mencegah penyebaran virus korona. Masyarakat diminta untuk tidak panik dan tetap waspada.

Pengurus Pusat PDPI Dr dr Agus Dwi Susanto, SpP(K), FISR, FAPSR, mengatakan, bila mengalami gejala demam, batuk disertai kesulitan bernapas, sebaiknya segera mencari pertolongan ke RS terdekat. Paling penting yakni menjaga kebersihan secara rutin. Cara ini sekaligus dapat mencegah penularan virus korona.

cuci tangan

"Masyarakat diimbau menjaga kebersihan secara rutin, khususnya kebersihan tangan apalagi setelah memegang mulut, hidung dan mata, serta pasca-memegang instalasi publik," ujar Dokter Agus Okezone via sambungan telepon.

Setiap orang juga diingatkan untuk rajin mencuci tangan. Cara ini ampuh membunuh bakteri dan virus yang dapat menularkan penyakit apapun.

"Kenapa harus membersihkan tangan? Kadang-kadang kita bertemu orang yang batuk di depan kita, kemudian dia menutupi dengan tangannya terus salaman sama kita," sambungnya.

Kalau tidak mencuci tangan, menurut Dokter Agus, tanpa sadar kumannya bisa ikut terhirup. Terutama saat menyentuh mulut dan hidung menggunakan tangan.
Tata cara membersihkan tangan bisa menggunakan air dan sabun cair, lalu bilas setidaknya 20 detik. Setelah itu, segera keringkan dengan handuk dan tisu bersih.
"Begitu pula dengan tempat umum. Kita kan tidak tahu kursi atau meja yang kita pegang sudah terkontaminasi kuman bakteri atau tidak. Jadi sebaiknya memang harus rutin membersihkan tangan, karena penularan dalam infeksi itu tangan ikut berperan," tambahnya.
Kendati demikian, Dokter Agus menegaskan bahwa upaya pencegahan infeksi ini sifatnya adalah universal. Dalam arti lain, upaya tersebut tidak dapat diklaim bisa mencegah potensi penyebaran virus korona 100 persen, namun setidaknya mengurangi.
"Kalau sedang berada di tempat umum, seperti rumah sakit yang penuh kuman, sebaiknya juga menutup mulut dan hidung dengan tisu atau sapu tangan. Ketika memiliki gejala saluran napas, gunakan masker dan berobatlah langsung ke fasilitas layanan kesehatan," tandasnya.

Kalau tidak mencuci tangan, menurut Dokter Agus, tanpa sadar kumannya bisa ikut terhirup. Terutama saat menyentuh mulut dan hidung menggunakan tangan.

Tata cara membersihkan tangan bisa menggunakan air dan sabun cair, lalu bilas setidaknya 20 detik. Setelah itu, segera keringkan dengan handuk dan tisu bersih.

"Begitu pula dengan tempat umum. Kita kan tidak tahu kursi atau meja yang kita pegang sudah terkontaminasi kuman bakteri atau tidak. Jadi sebaiknya memang harus rutin membersihkan tangan, karena penularan dalam infeksi itu tangan ikut berperan," tambahnya.

Kendati demikian, Dokter Agus menegaskan bahwa upaya pencegahan infeksi ini sifatnya adalah universal. Dalam arti lain, upaya tersebut tidak dapat diklaim bisa mencegah potensi penyebaran virus korona 100 persen, namun setidaknya mengurangi.

"Kalau sedang berada di tempat umum, seperti rumah sakit yang penuh kuman, sebaiknya juga menutup mulut dan hidung dengan tisu atau sapu tangan. Ketika memiliki gejala saluran napas, gunakan masker dan berobatlah langsung ke fasilitas layanan kesehatan," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini