nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dokter: Air Kayu Manis Bisa Turunkan Kadar Gula Pasien Diabetes Tingkat Awal

Tiara Putri, Jurnalis · Sabtu 25 Januari 2020 12:05 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 01 25 481 2158159 dokter-air-kayu-manis-bisa-turunkan-kadar-gula-pasien-diabetes-tingkat-awal-hMIy83KF2M.jpg Ilustrasi. Foto: Istimewa

BEREDAR pesan berantai yang mengatakan kadar gula darah seorang pasien diabetes turun dari 400 mg/dL menjadi 155 mg/dL karena rutin meminum air rebusan kayu manis dalam tiga hari. Mungkinkah rebusan kayu manis seampuh itu?

Menurut spesialis endokrologi dan ahli molekular diabetes, dr Dante Saksono Harbuwono, Sp.PD-KEMD, PhD, isi pesan berantai tersebut adalah salah besar.

Pasien dengan kadar gula darah mencapai 400 mg/dL sudah termasuk pasien diabetes tingkat lanjut. Kadar gula darah pasien tersebut tidak bisa dinormalkan dengan bantuan air rebusan kayu manis.

Ilustrasi. Foto: Istimewa

“Kalau pada diabetes tingkat awal, memang air rebusan kayu manis bisa membantu menurunkan kadar gula darah. Tapi itu juga tidak lantas membuat sembuh hingga gula darahnya normal terus, tetap harus minum obat paten dari dokter,” ujar dr Dante kepada Okezone beberapa waktu lalu.

Pasien diabetes yang bisa memanfaatkan air rebusan kayu manis adalah mereka yang kadar gula darahnya lebih sedikit dari 200 mg/dL. Apabila kadar gula darahnya sudah mencapai lebih dari 300 mg/dL, maka minum air rebusan kayu manis tak ada gunanya.

“Mungkin kalau kadar gula darah 200 mg/dL lebih sedikit, air rebusan kayu manis bisa membantu menurunkan, tapi itu juga enggak drastis dan sampai normal. Walau turun juga enggak lantas lepas obat, air rebusan kayu manis tidak bisa jadi obat tunggal, harus tetap minum obat paten dari dokter,” kata dr Dante.

Dirinya juga menekankan bahwa air rebusan kayu manis hanya membantu menurunkan kadar gula darah, tapi tidak menjadi normal seperti orang yang belum terkena diabetes. Selain itu, menurunkan kadar gula darah tidak bisa dilakukan dalam waktu singkat. Butuh waktu dua minggu sampai satu bulan.

“Enggak mungkin hanya dalam waktu tiga hari. Beberapa penelitian mengatakan butuh waktu dua minggu hingga sebulan untuk menurunkan gula darahnya,” pungkas dr Dante.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini