nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bali Jadi Lokasi Pernikahan dan Bulan Madu Favorit Wisatawan India

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Minggu 26 Januari 2020 09:32 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 01 26 406 2158406 bali-jadi-lokasi-pernikahan-dan-bulan-madu-favorit-wisatawan-india-Q1QhCjw51z.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

PULAU Bali tidak hanya sekadar menjadi lokasi liburan bagi para wisatawan Nusantara maupun mancanegara. Belakangan, destinasi wisata paling populer di Indonesia kerap dijadikan lokasi pernikahan oleh para wisatawan asal India.

Data yang dikeluarkan oleh Bidang Pengembangan Pemasaran II Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mencatat, 40 persen wisatawan asal India menggelar acara pernikahan di Bali.

"Sebanyak 40 persen wisatawan India berdatangan ke Bali untuk alasan pesta pernikahan dan bulan madu. Mereka menghabiskan waktu setidaknya sepekan," kata Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran II Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Nia Niscaya, seperti dikutip dari siaran pers yang diterima Okezone.

Lebih lanjut Nia menjelaskan, dalam pameran South Asia Travel and Tourism Expo (SATTE) 2020 yang digelar pada 8-10 Januari 2020 lalu di Greater Noida, New Delhi, India, Indonesia memang sukses membukukan transaksi hingga lebih dari USD2,59 juta atau setara Rp37 miliar.

Indonesia memang sukses membukukan transaksi hingga lebih dari USD2,59 juta atau setara Rp37 miliar.

Jumlah tersebut merupakan hasil pembelian 32.700 pax dari wisatawan asal India selama pameran berlangsung. Menurut Nia, SATTE merupakan pameran prioritas di mana Indonesia selalu hadir untuk menarik wisatawan asal India dan sekitarnya datang ke Tanah Air.

"Pameran ini merupakan salah satu pameran B2B terbesar di India yang dihadiri oleh lebih dari 1.000 exhibitor dari lebih 50 negara. India merupakan pasar yang potensial dan terbesar di Asia Selatan. Di 2018, rata-rata spending 1.523,63 dolar AS dan Rata-rata lama tinggalnya 6,72 hari," katanya.

Hal senada juga disampaikan oleh, Asdep Pemasaran II Regional III Sigit Witjaksono mengatakan. Menurutnya ada kekuatan besar yang akan dikerahkan Kemenparekraf ke India. Sejauh ini, sudah ada 45 industri besar yang ikut diboyong ke Negeri Bollywood itu

Mayoritas di antara mereka masih memilih Bali sebagai destinasi yang hendak dituju. Alasannya karena tiap tahun, Bali selalu dinobatkan sebagai destinasi terbaik dunia. Gelar itu banyak diberikan Lonely Planet, TripAdvisor, dan brand terkait wisata tingkat dunia lainnya.

Sejauh ini, sudah ada 45 industri besar yang ikut diboyong ke Negeri Bollywood itu

"Wisman India menyumbang separuh lebih kunjungan wisman ke Tanah Air. Ke depannya akan dikembangkan strategi promosi Bali Plus atau Beyond Bali dengan menggandeng destinasi prioritas lain seperti Lombok, Labuan Bajo, dan Yogyakarta. Tentunya tetap disesuaikan dengan karakteristik pasar India," ujar Sigit.

Indonesia yang tahun ini berpartisipasi sebagai Premium Partner Country menempati pavilion di hall 9 no A30. Di mana paviliun Indonesia diisi oleh 53 industri yang terdiri dari DMC, travel agent, hotel, airlines, travel planner, dan restoran.

Selain itu dilengkapi juga dengan hiburan seperti panggung mini yang diisi oleh penari tradisional Indonesia, barista yang menyuguhkan kopi dari beberapa wilayah Indonesia, pembatik yang memperagakan cara membatik pada para pengunjung, dan fasilitas foto 360 derajat untuk pengunjung.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini