nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Virus Korona Menyebar Luas, Prancis Batalkan Parade Imlek

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Senin 27 Januari 2020 15:03 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 01 27 406 2158927 virus-korona-menyebar-luas-prancis-batalkan-parade-imlek-yb7p1aHVPC.jpg Tahun Baru Imlek 2020 di Paris. (Foto: AP)

SEJUMLAH negara besar di dunia memilih tidak merayakan puncak Imlek 2020, karena dampak penyebaran virus korona. Termasuk di Paris, Prancis.

Sebabnya, virus korona yang berawal di Wuhan, China, kini mulai menyebar ke berbagai negara. Sehingga, banyak negara akhirnya membatalkan demi upaya membatasi risiko infeksi.

Diikuti dengan pengumuman dari pemerintah China yang menyebutkan bahwa 80 orang meninggal dunia. Serta hampir 2.000 kasus virus korona menjangkit banyak kalangan.

lunar paris

Menteri Kesehatan China, Ma Xiowei menegaskan, karena penyebarannya semakin meluas, pemerintah China menetapkan status darurat virus korona. Semua negara diminta waspada untuk melakukan pencegahan.

Sejauh ini, tiga kasus virus korona telah ditemukan di Amerika Serikat. Penyebaran virus yang diketahui berasal dari keluarga yang sama dengan virus SARS pada 2002-2003 lalu

Penyebarannya pun semakin meluas ke banyak negara bertepatan dengan perayaan Imlek 2020. Padahal setiap tahun jutaan warga China selalu berlibur ke luar negeri untuk merayakan Imlek dengan masa tinggal yang cukup panjang. Misalnya saja mereka pergi berlibur ke Prancis.

Walikota Paris Anne Hidalgo mengatakan, demi mencegah penyebaran virus korona, asosiasi China di Kota Paris sepakat membatalkan parade Imlek.

"Saya telah bertemu dengan komunitas China di Paris. Mereka sangat emosional dan prihatin. Mereka memutuskan untuk membatalkan parade yang dijadwalkan berlangsung sore ini di Place de La Republique. Mereka benar-benar tidak berminat untuk berpesta sekarang," kata Hidalgo kepada penyiar radio Europe 1, dilansir Okezone dari Foxnews, Senin (27/1/2020).

lunar paris

Sebelumnya, Prancis telah mengonfirmasi tiga kasus virus korona Wuhan pada Jumat lalu. Mereka menjadi negara pertama di Eropa yang terserang virus tersebut.

Selain Paris, Kota Boardeaux juga dilaporkan membatalkan perayaan Imlek 2020 sebagai bentuk dukungan mereka kepada para korban dan negara lain yang terdampak.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini