nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Begini Cara WNI Ramaikan Hari Nasional Australia

Senin 27 Januari 2020 20:29 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 01 27 406 2159146 begini-cara-wni-ramaikan-hari-nasional-australia-3j1uf5Kf4r.jpg Hari Nasional Australia

Meski perayaannya sempat menuai protes, Hari Nasional Australia telah dijadikan ajang untuk mempromosikan budaya para pendatang, termasuk dari Indonesia.

Sejumlah warga negara Indonesia (WNI) mengaku bangga dan gembira karena mereka memiliki kesempatan berpartisipasi dalam pawai memperingati Hari Nasional Australia di Melbourne, Minggu (26/1/2019).

 Nindie

Parade Hari Nasional Australia digelar setiap tahun dan menjadi kesempatan bagi komunitas pendatang untuk memperkenalkan kebudayaan mereka melalui busana, tari-tarian serta lagu daerah.

Dengan ditonton ribuan warga dan turis di Melbourne, Indonesia menampilkan baju adat dari beberapa provinsi yang kali ini sedang dipromosikan wisatanya, dikenal dengan sebutan '10 New Bali'.

Seperti dilansir ABC News, salah satu peserta parade Hari Nasional Australia, I Ketut Sri Handayani yang akrab dipanggil Nindie mengenakan pakaian adat Papua meski ia berasal dari Bali.

Dibalut busana berwarna kuning terang, Nindie mengatakan, ia bangga bisa mengenal kebudayaan dari Indonesia Timur lewat pakaian dan tarian yang ia bawakan.

"Waktu itu tidak ada rencana untuk menampilkan kebudayaan Bali. Kemudian sanggar saya mengeluarkan ide busana Indonesia Timur. Saya pikir kenapa tidak?" kata Nindie dari sanggar Widya Luvtari di Geelong.

"Menurut saya kebudayaannya memang harus dicampur-campur. Saya tidak ingin menunjukkan kebudayaan hanya yang dari daerah sendiri," tambahnya.

Senada dengan Nindie, Rima Gayatri yang berasal dari Bandung juga tidak mengenakan baju adat Sunda.

Rima yang bekerja di sebuah perusahaan coklat di Melbourne mengenakan pakaian adat Betawi dengan hiasan kepala berwarna emas.

Pakaian ini, terang Rima, merupakan salah satu dari '10 New Bali' yang dipromosikan Presiden Jokowi saat ini. "Bali kan sudah terlalu populer, jadi pemerintah mempromosikan salah satu destinasi di Jakarta yaitu Pulau Seribu."

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini