nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kemenkes: Tak Cuma Eropa dan Amerika, Arab Saudi Juga Awasi Turis China

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Senin 27 Januari 2020 16:02 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 01 27 481 2158971 kemenkes-tak-cuma-eropa-dan-amerika-arab-saudi-juga-awasi-turis-china-WOvST6CJ8w.jpg Ilustrasi. (Shutterstock)

BADAN Kesehatan Dunia (WHO) mengutus semua negara untuk membatasi pergerakan orang, khususnya yang berasal dari negara-negara yang terjangkit virus korona. Upaya tersebut dilakukan agar penyebaran virus korona dari Wuhan, China, tidak semakin meluas. 

Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Kemenkes Dr Achmad Yurianto, mengatakan, akibat penyebaran virus korona, WHO mengutus pemerintah China untuk membatasi jumlah orang yang keluar masuk Wuhan. Rekomendasi tersebut rupanya juga dijalankan oleh negara lainnya, termasuk Indonesia.

"Rekomendasi WHO sudah dijalankan oleh China dan seluruh dunia. Pertama, dilakukan pembatasan tetap bagi wilayah-wilayah di sekitar, karena memang ini awal kita temukan," ucap Dokter Yuri saat Press Conference Membahas Virus Korona di Gedung Kemenlu, Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Senin (27/12020).

ilustrasi

Pemerintah Indonesia, sambung Yuri, kini fokus untuk melakukan skrining tetap terhadap semua pergerakan orang. Entah itu Warga Negara Indonesia (WNI) atau Warga Negara Asing (WNA) dari negara-negara yang terjangkit virus korona.

Selain Indonesia, Arab Saudi, akhir pekan lalu, setelah Virus korona tersebut terdeteksi pada seorang perawat India yang bekerja di sebuah rumah sakit di barat daya Arab Saudi. Begitupula dengan di Eropa dan China.

"Orang yang akan keluar dari Arab Saudi harus melalui pemeriksaan kesehatan, untuk memastikan bahwa tidak ada penderita yang keluar. Selain itu, melakukan pengawasan ketat terhadap pergerakan orang yang berasal dari Eropa yang akan memasuki wilayah tersebut," pungkas Dokter Yuri.

(dwk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini