nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kena Virus Korona Wuhan, Ini Pertolongan Pertama yang Bisa Diberikan

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Selasa 28 Januari 2020 10:42 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 01 28 481 2159364 kena-virus-korona-wuhan-ini-pertolongan-pertama-yang-bisa-diberikan-4aT0Iq7AV1.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

DALAM 20 tahun, virus korona (corona virus/nCov) telah membuat tiga kali lompatan dari hewan ke manusia. Oleh karena itu, para ilmuwan pun bersaing dengan waktu, berbekal pengalaman masa lalu untuk menentukan cara terbaik untuk menangani penyakit mematikan yang menyebar dengan cepat.

Memang, tidak ada pengobatan khusus yang bisa diberikan untuk para penderita virus korona. Virus korona memang bisa menyebabkan penyakit ringan seperti flu biasa hingga radang paru-paru. Dokter pun menyebut seiring waktu kebanyakan orang akan sembuh sendiri.

Seperti dilansir dari usatoday, Centers for Disease Control and Prevention (CDC) saat ini cara terbaik untuk mengobati virus Korona adalah dengan minum obat penghilang rasa sakit dan obat demam. Selain itu, gunakan pelembab ruangan atau mandi air panas untuk membantu meringankan sakit tenggorokan dan batuk. Penderita virus Korona juga bisa minum banyak cairan, dan istirahat.

sakit tenggorokan dan batuk. Penderita virus Korona juga bisa minum banyak cairan, dan istirahat.

Jay Cook, Kepala Medical Officer di Providence Regional Medical Center Washington, mengatakan obat yang bisa dikonsumsi, antara lain Tylenol, aspirin atau dekongestan. Jay Cook merupakan dokter yang menerima kasus pertama dari virus Korona Wuhan di Amerika.

Selain itu, pasien harus diberikan dengan perawatan yang sangat mendukung. "Cukup menyedihkan untuk sementara waktu, tetapi virus Korona biasanya hilang dengan sendirinya," jelasnya.

Namun, jika virus menyebabkan infeksi bakteri sekunder, dokter akan meresepkan antibiotik. Bahkan, dalam beberapa kasus diperlukan ventilator.

Para ilmuwan juga sedang menyelidiki pendekatan alternatif untuk mengobati virus Korona Wuhan, termasuk beberapa obat antivirus dan perawatan plasma, tetapi tidak ada yang disetujui oleh FDA. Sementara itu, butuh waktu berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun lagi untuk menemukan vaksin.

Bahkan, dalam beberapa kasus diperlukan ventilator.

Dalam peta penyebaran virus Korona yang dibuat oleh Center for Systems Science and Engineering (CSSE) dari Universitas Johns Hopkins, Maryland, Amerika, tercatat ada 107 orang yang meninggal dunia, semuanya berasal dari China. Sementara sekira 4.409 warga China positif terjangkit virus tersebut.

Menurut situs CSSE, data yang mereka himpun berasal dari World Health Organization (WHO). CSSE pun terus melakukan update secara real time.

Tidak hanya menampilkan peta, situs tersebut juga menampilkan data berapa orang yang saat ini terinfeksi, pasien yang meninggal, dan negara mana saja yang warganya terjangkit virus korona.

Beberapa negara yang warganya terinfeksi virus korona diberi warna merah. Adapun China menjadi persebaran paling luas. Memang awal mula virus tersebut berasal dari Wuhan, China, kota yang memiliki penduduk 11,08 juta.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini