Ini 3 Makanan Terburuk bagi Penderita Kolesterol

Tiara Syifa, Jurnalis · Selasa 28 Januari 2020 19:36 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 28 481 2159692 ini-3-makanan-terburuk-bagi-penderita-kolesterol-TC0wNA5srA.jpg Ayam goreng (Foto: Pixabay)

Kolesterol menjadi penyakit yang menakutkan bagi sebagian orang karena kita harus menurunkannya agar tidak terkena serangan jantung. Kolestrol juga tak baik bagi penderita hipertensi.

Dilansir The List, Selasa (28/1/2020), penderita kolestrol harus memperhatikan makanan yang dikonsumsi agar tidak semakin parah.

Berikut ini beberapa pilihan makanan yang menjadi pilihan terburuk bagi penderita kolesterol. Simak ya apa saja?

1. Makanan yang digoreng dan cepat saji

 Ayam goreng krispi

Mendengar nama tersebut mungkin langsung terlintas makanan lezat yang kita sukai seperti stik keju dan ayam goreng. Nyatanya, hidangan tersebut tinggi kolesterol dan perlu dihindari sebisa mungkin.

Makanan tersebut juga mengandung lemak trans yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Dengan demikian, mereka yang sering mengonsumsi makanan cepat saji dapat berisiko terkena diabetes dan obesitas.

Bagi yang fanatik mengonsumsi makanan yang digoreng, disarankan menggoreng dengan menggunakan minyak zaitun atau minyak bunga matahari sebagai alternatif rendah lemak. Sebuah studi tahun 2012 menemukan bahwa ketika menggunakan minyak zaitun sebagai pengganti, maka makanan yang digoreng tidak mudah dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit jantung.

2. Daging olahan

sosis

Daging olahan termasuk sosis, bacon, dan hot dog, semuanya tinggi kolesterol dan terkait dengan peningkatan penyakit jantung, bahkan kanker usus besar.

Sebuah studi baru-baru ini dengan lebih dari 600.000 peserta menemukan bahwa hanya dengan menambahkan 50 gram daging olahan setiap hari dapat berkontribusi pada 42 persen risiko penyakit jantung. Selain kolesterol jahat, daging juga cenderung mengandung lemak jenuh yang tidak sehat. Ini juga dapat meningkatkan kadar kolesterol.

 3. Produk susu penuh lemak

 Susu

Kita dibesarkan untuk percaya bahwa meminum susu dapat mengurangi risiko patah tulang, tetapi pada kenyataannya produk susu tersebut mengandung lemak jenuh. Ahli Diet Klinis Meghann Featherstun mengatakan, "Pilihlah produk susu rendah lemak yang terbuat dari dua persen susu atau sebagian skim.”

Menikmati hidangan penutup dan permen akan memiliki dampak negatif pada kesehatan secara keseluruhan karena cenderung tinggi kolesterol serta banyak mengandung gula, lemak tidak sehat, dan kalori.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini