nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sering Cuci Baju Merusak Lingkungan? Ini Faktanya!

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Rabu 29 Januari 2020 17:33 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 01 29 194 2160221 sering-cuci-baju-merusak-lingkungan-ini-faktanya-kAnt4fKnkq.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

INGIN ikut peduli dan menjaga bumi dari kerusakan? Gampang, mulai sekarang kurangi frekuensi cuci baju dengan mesin cuci atau dry clean.

Mencuci baju dengan mesin cuci ternyata tidak ramah lingkungan, dan semakin sering men-dry clean baju juga berarti Anda boros energi. Saat ini, seluruh dunia sedang peduli mengenai isu pemanasan global dan kerusakan lingkungan yang semakin parah, karena masih banyak di antara kita tidak peduli pada bumi.

Nah, ada hal sederhana yang bisa Anda lakukan untuk mengurangi pemanasan global maupun kerusakan lingkungan, yaitu dengan tidak terlalu sering mencuci pakaian. Apa maksudnya? Ide ini dilansir Okezone dari artikel dari South China Morning Post yang menyatakan mengurangi frekuensi mencuci baju bisa membantu mengurangi kerusakan lingkungan.

hindari pemutih, memakai air dingin dan hanya mencuci baju yang benar-benar kotor.

Mencuci baju pakai mesin cuci ternyata tidak ramah lingkungan, dan semakin sering men-dry clean baju juga berarti Anda ikut memboroskan energi. Untuk mengurangi dampak buruk pada lingkungan, saat mencuci baju pakailah deterjen yang lembut, hindari pemutih, memakai air dingin dan hanya mencuci baju yang benar-benar kotor.

Sebuah studi terbaru dari produsen pewangi pakaian Bosch di Inggris baru-baru ini mengungkap ternyata tidak semua orang suka dengan aroma segar dari baju bersih yang baru dicuci. Selain itu, lebih dari separuh partisipan survey ini menyatakan bahwa mereka tidak keberatan bila orang terdekatnya memakai baju yang sama beberapa kali, dan juga tidak menganggapnya sebagai hal jorok atau kotor.

Dari studi ini, jadi memicu pertanyaan: jadi sebaiknya berapa sering kita mencuci baju? Stella McCartney, fashion desainer sekaligus pencinta lingkungan beberapa waktu lalu di sebuah wawancara menyatakan bahwa dirinya tidak terlalu suka men-dry cleaning baju-bajunya.

Nah, begitu pula yang dilakukan Chip Bergh, Levi’s CEO, pada suatu kesempatan wawancara di tahun 2014, dia mengungkap fakta bahwa dia tidak pernah mencuci celana jeans 501 yang dikenakannya saat itu.

Beberapa dari mereka yang mendukung “gerakan” untuk tidak terlalu sering mencuci baju ini, beranggapan bahwa pencucian baju yang menggunakan banyak bahan kimia itu sama sekali tidak ramah lingkungan.

baju yang menggunakan banyak bahan kimia itu sama sekali tidak ramah lingkungan.

Para peneliti juga mengungkap bahwa begitu banyak ditemukan limbah microfibres di lautan karena efek dari pencucian baju di rumah maupun di jasa pencucian baju dengan menggunakan mesin dan bahan-bahan kimia.

Fakta lain yang terkait dengan hal ini adalah pemakaian air bersih yang berlebihan. The National Park Service (NPS) di Amerika Serikat memperkirakan bahwa untuk mencuci baju di rumah dengan menggunakan mesin cuci akan menghabiskan air bersih sebanyak 155 liter.

Dana Thomas, penulis buku Fashionopolis yang melakukan investigasi tentang dampak buruk industri fashion kekinian pada lingkungan dan sosial, menambahkan bahwa salah satu cara untuk mengurangi dampak buruk fashion adalah dengan tidak terlalu sering mencuci baju yang kita kenakan.

Jadi berkaitan dengan krisis climate change yang kini sedang melanda dunia, mulai sekarang Anda bisa ikut terlibat dengan cara memilah baju-baju yang memang perlu dicuci dan mana yang masih bisa dipakai beberapa kali sebelum mencucinya.

Selain itu ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menjaga agar baju yang Anda pakai bisa beberapa kali digunakan sebelum melemparnya ke keranjang cucian:

1. Hindari beraktivitas terlalu banyak agar tubuh tidak berkeringat sehingga membuat baju Anda cepat kotor

2. Baju model outer atau jacket tidak perlu sekali pakai cuci, tapi Anda masih bisa memakainya berkali-kali sebelum mencucinya

3. Untuk mencegah bau apek atau kurang sedap pada baju yang masih ingin dipakai setelah sekali pemakaian bisa Anda jemur diangin-anginkan

4. Celana jeans, jacket tebal bisa Anda pakai beberapa kali sebelum dicuci

5. Celana dalam, kaos kaki, bisa dicuci setelah satu kali pemakaian

6. Bra bisa dipakai beberapa kali sebelum Anda melemparnya ke cucian

7. Hindari terlalu banyak penggunaan bahan kimia pada cucian Anda

8. Pilihlah sabun cuci yang ramah lingkungan

9. Lebih baik mencuci dengan tangan ketimbang memakai mesin cuci yang membutuhkan listrik untuk mengoperasikannya

Yuk, praktikkan tips sederhana ini sebagai bentuk cinta kita pada bumi.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini