nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Di Depan Susi Susanti, Jokowi: Keturunan Tionghoa Pekerja Keras

Dewi Kania, Jurnalis · Kamis 30 Januari 2020 21:14 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 01 30 196 2160901 di-depan-susi-susanti-jokowi-keturunan-tionghoa-pekerja-keras-6Ebj0xvsIe.jpg Presiden Jokowi. (Foto: Setkab)

PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) ikut merayakan puncak Imlek Nasional 2020 dengan suka cita. Presiden Jokowi pun menularkan semangat kerja keras kepada masyarakat, seperti kultur orang Tionghoa

Dengan senang hati, Presiden Jokowi berkunjung ke ICE BSD ikut merayakan Imlek Nasional 2020 dengan tema “Bersatu untuk Indonesia Maju”. Presiden Jokowi didampingi oleh sejumlah menteri hingga public figure ternama di Tanah Air.

Presiden Jokowi mengakui, orang-orang keturunan Tionghoa memiliki kultur kerja keras dalam hidupnya. Karena kultur tersebut, maka tak heran jika banyak orang sukses.

Karena kultur tersebut, maka tak heran jika banyak orang sukses.

“Kita harus mengakui keturunan Tionghoa adalah pekerja keras. Kalau mereka sukses, kita maklum," kata Presiden Jokowi seperti dilansir dari Setkab, Kamis (30/1/2020).

Dalam acara tersebut, Presiden Jokowi menunjuk Susi Susanti untuk naik ke atas panggung. Mantan atlet bulutangkis Indonesia itu dapat menjadi contoh orang sukses, karena menekuni hobinya. Tak diragukan lagi, Susi Susanti pun sering mengharumkan nama bangsa di kancah internasional karena semangat positif.

Ditambahkan Ketua Panitia Imlek Nasional 2020, G Sulistiyanto, perayaan Imlek Nasional 2020 mengangkat keragaman dan persatuan, yang telah menjadi keseharian perjalanan bangsa Indonesia.

Sebagaimana asimilasi budaya menjadikan Tahun Baru Imlek yang awalnya adalah tradisi bangsa Tiongkok. Kemudian tradisi tersebut menyebar ke pelosok dunia melalui para diaspora mereka. Termasuk ke Indonesia, bersalin menjadi sebuah agenda budaya yang dapat menjangkau dan dinikmati siapa saja.

Sulistiyanto mengatakan, perayaan yang dihadiri lebih dari 10.000 undangan ini mengangkat pula semangat kepedulian dan berbagi. Terasa melalui kehadiran pengusaha mikro kecil dari kalangan masyarakat Tionghoa, yang menyediakan ragam hidangan khas perayaan Imlek. Selain itu, hadir pula perwakilan kaum difabel berkumpul di antara para undangan.

"Perayaan Imlek menjadi perlambang kebhinekaan kita, terlepas dari sekat etnis, agama maupun keyakinan,” tutup Bos Sinarmas.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini