Share

Terkait Virus Korona, Pemerintah Siapkan 2 Skenario untuk Evakuasi 243 WNI di Wuhan

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Kamis 30 Januari 2020 17:13 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 30 481 2160772 terkait-virus-korona-pemerintah-siapkan-2-skenario-untuk-evakuasi-243-wni-di-wuhan-YQo2bHGnhK.jpeg Pemerintah siapkan 2 skenario evakuasi 243 WNI di Wuhan (Foto : Dimas/Okezone)

Angka kematian akibat wabah virus korona Wuhan (2019-nCoV) terus mengalami peningkatan. Setidaknya lebih dari 170 orang telah dinyatakan meninggal dunia.

Menanggapi hal ini, pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri menyiapkan dua skenario untuk mengevakuasi 243 Warga Negara Indonesia (WNI) yang masih berada di kota Wuhan karena wabah virus korona. 

Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Anung Sugihantono menjelaskan, skenario tersebut merupakan hasil pemaparan di rapat di Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) pada Selasa lalu.

"Sebagaimana dilaporkan Menteri Luar Negeri, jumlah WNI kita di sana semua ada 243, semua dalam kondisi sehat. Pengertian sehat itu berdasarkan rilis dari PPIT (Perhimpunan Pelajar Indonesia di Tiongkok)," tutur Anung dalam acara Temu Media di Gedung Adhyatma, Kemenkes, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (30/1/2020).

Lebih lanjut Anung menjelaskan, skenario pertama yang direkomendasikan adalah mengeluarkan WNI dari Hubei kemudian menjemput di tempat yang ada di luar Hubei.

Dirjen Anung

Sementara untuk opsi kedua, menjemput langsung WNI yang berada di Wuhan menggunakan pesawat khusus. Namun untuk skenario yang ini dibutuhkan izin dari pemerintah China.

"Alternatif kedua kalau memang diizinkan, pesawat kita langsung mendarat di Wuhan kemudian baru dibawa keluar dari China secara langsung. Semuanya sudah disiapkan opsinya, dan ini masih menunggu perkembangan dengan melihat situasi dan kondisi yang ada," tegasnya.

Anung menambahkan, proses evakuasi baru bisa dilakukan setelah mengetahui secara detil status dari para WNI tersebut. Mulai dari informasi visa, tujuan berada di sana, hingga status kesehatan.

"Kemudian status kota, ingat di sana lagi dikarantina dan harus mendapat clearance untuk keluar dari Hubei atau Wuhan," tambah dia.

Di luar dari upaya evakuasi tersebut, pemerintah juga telah memberikan bantuan kepada WNI berupa uang dan 10.000 masker yang dikirimkan langsung oleh Kementerian Luar Negeri

"Kemenlu telah memberikan mereka top up masing-masing diberikan sekitar 280 Yuan per orang untuk kebutuhan selama seminggu ini," kata Anung.

Di forum itu juga disampaikan, kebutuhan masker telah dikirimkan pada Selasa sejumlah 5.000 masker dan langsung dikirim ke Wuhan menggunakan agensi pengiriman lokal. Sedangkan 5.000 lagi diupayakan hari Jumat sudah sampai sana," tandasnya.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini