nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jangan Takut, Biopsi Tidak Buat Kanker Makin Ganas

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Kamis 30 Januari 2020 17:43 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 01 30 481 2160777 jangan-takut-biopsi-tidak-buat-kanker-makin-ganas-yiuSJ0bmrT.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

BEBERAPA pasien kanker merasa ketakutan ketika dirinya diminta untuk biopsi. Hal ini terjadi karena banyak anggapan di masyarakat bahwa biopsi dapat membuat sel kanker menyebar.

Sayangnya, tidak sedikit masyarakat yang termakan oleh pandangan keliru tersebut. Dokter Spesialis Hermatologi Onkologi Medik RSCM Dr. dr. Ikhwan Rinaldi, SpPD-KHOM, pun menyatakan biopsi bisa menyebarkan sel kanker adalah salah.

"Biopsi itu tidak membuat sel kanker menyebar luas di tubuh," tegasnya saat ditemui Okezone di acara Bincang Kanker dengan Pakar di kawasan Jakarta Pusat, Kamis (30/1/2020).

Bahkan, sel kanker itu dapat membentuk pembuluh darah baru.

Menurutnya, sel kanker memang memiliki sifat menyebar, dan pemicunya bukan karena biopsi. "Ini yang harusnya dicamkan," lugasnya.

Dalam paparannya, ada beberapa ciri khas sel kanker, antara lain bertumbuh terus menerus. Selain itu, sel kanker juga menyebar secara aktif dan bersifat tahan terhadap kematian sel terprogram. Bahkan, sel kanker itu dapat membentuk pembuluh darah baru.

Ciri khas ini mestinya diketahui masyarakat, agar tidak lagi percaya dengan informasi keliru di luar sana. Ya, salah satunya yang menyatakan kalau biopsi itu bisa menyebarkan sel kanker dalam tubuh.

Dokter Ikhwan menjelaskan, sel kanker bisa menyebar pasca biopsi itu bukan karena tindakan biopsinya, melainkan bisa saja karena pasien tidak melakukan treatment penanganan kanker yang terstandar. "Dengan begitu, ya, bisa saja sel kankernya menyebar. Tapi, sekali lagi jangan salahkan biopsinya," ungkapnya.

Biopsi itu sesuatu yang wajib dilalui pasien dengan diagnosis kanker. Sebab, tindakan ini berfungsi untuk mengetahui letak dan level berapa kanker yang ada di dalam tubuh. Selain itu, biopsi juga dilakukan untuk menentukan penanganan seperti apa yang akan diberikan ke pasien kanker.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini