Share

Apakah Orang Kidal Warisan?

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Jum'at 31 Januari 2020 19:42 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 31 196 2161475 apakah-orang-kidal-warisan-Rma4fLpdAW.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

BERTANGAN kidal atau dominan menggunakan tangan kiri ternyata sudah “tercetak” dalam gen seseorang. Sekira 10 persen dari populasi dunia ternyata bertangan kidal, dan “keistimewaan” mereka selama ini diabaikan begitu saja.

Riset terbaru telah mengidentifikasi beberapa varian genetik pada si kidal, dan ternyata menunjukkan otak mereka lebih super saat mengerjakan tugas verbal.

“Saya terbiasa memakai tangan kiri untuk menulis dan saat makan pakai sumpit,” ungkap Faith Sim seperti dikutip South China Morning Post.

“Tapi saat makan di restoran China dan duduk di meja bundar, sumpit dan lengan saya berulangkali bersenggolan dengan orang lain yang duduk di sisi kiri...Duh, nggak nyaman rasanya, akhirnya saya dan sesama teman kidal pun memilih duduk di meja tersendiri,” katanya sambil tertawa.

ungkap Faith Sim seperti dikutip South China Morning Post.

Sim, kelahiran Singapura namun telah menetap di Hongkong selama 13 tahun ini, mengaku bertangan kidal atau leftie bahasa Inggrisnya. Dia berpendapat segala sesuatu di dunia ini dirancang untuk orang-orang yang dominan menggunakan tangan kanan, bukan untuk si kidal.

Sekitar 10 persen dari populasi dunia terdiri dari si kidal (beberapa “lefties” ternama antara lain Bill Gate, Barack Obama, Lady Gaga, Kurt Cobain, David Bowie dan Jimi Hendrix).

Banyak di antara kita akan terkagum-kagum saat melihat seseorang bisa menulis, memegang sendok, memakai gunting, pisau, mengupas buah bahkan membuka kaleng dengan menggunakan tangan kiri. “Saya selama ini juga belajar menggunakan tangan kanan untuk melakukan banyak hal,” kata Faith Sim lagi.

Ironisnya, sang ibu bahkan memaksa Faith saat masih kanak-kanak dulu untuk menggunakan tangan kanan.

Kini, nampaknya dunia bahkan para produsen produk-produk konsumer mulai peduli dengan si kidal. Ini terlihat dengan semakin banyaknya produk yang dirancang untuk memudahkan si kidal memakainya. Namun, ada satu pertanyaan besar yang belum terjawab: Mengapa ada orang terlahir sebagai si kidal?

Para peneliti menyatakan seorang kidal adalah hasil kombinasi dari genetik, biologis dan lingkungan. Sebuah hasil studi yang diterbitkan di jurnal Brain, 2019, memberi sedikit pencerahan pada permasalahan ini.

sang ibu bahkan memaksa Faith saat masih kanak-kanak dulu untuk menggunakan tangan kanan.

Penelitian pertama yang diadakan oleh ilmuwan dari University of Oxford, Inggris ini, mengidentifikasi varian genetik yang membedakan si kidal dan mereka yang dominan pakai tangan kanan.

Studi ini mengidentifkasi bahwa ada hubungan genetik antara si kidal dengan struktur otak, khususnya pada bagian yang mengolah kemampuan berbahasa.

Tim peneliti ini menggunakan UK Biobank sebuah database yang mencatat perilaku dan kode genetik dari 400 ribu sukarelawan dari berbagai kota di Inggris. Sekitar 38.300 orang di antaranya adalah si kidal.

Dr Akira Wiberg, salah satu peneliti di University of Oxford, memberikan analisanya, “Sekitar 90 persen dari responden adalah mereka yang selalu menggunakan tangan kanan, dan kasus ini telah berlangsung paling tidak selama 10 ribu tahun. Para peneliti telah mempelajari dasar biologis dari si tangan kanan, dan menggunakan data besar dari UK Biobank telah membantu kita untuk menemukan penyebab terjadinya si kidal.”

“Kami menemukan bahwa pada si kidal, area kemampuan berbahasa yang ada di otak kiri dan kanan saling berkomunikasi lebih baik. Hal ini membuat si kidal bisa jadi punya kemampuan lebih baik dalam melakukan tugas-tugas verbal. Namun, patut diingat keistimewaan ini mungkin hanya terjadi pada beberapa orang kidal.”

Jadi, seseorang bertangan kidal itu bisa dipastikan karena memang telah ada keistimewaan genetik. Nah, bisa diartikan kidal berarti kiri dari lahir.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini