Nila Moeloek Tak Ingin Pasien Terlalu Lama di Rumah Sakit

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Jum'at 31 Januari 2020 10:23 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 31 481 2161085 nila-moeloek-tak-ingin-pasien-terlalu-lama-di-rumah-sakit-15NgxMVqbn.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

GAYA hidup yang tidak sehat dan penyakit yang terus berkembang setiap tahun membuat banyak masyarakat menderita penyakit kronis. Meski banyak rumah sakit menyediakan layanan kesehatan namun aspek psikologis pasien juga harus diperhatikan.

Menurut Pakar Kesehatan, Prof. Dr. dr. Nila Djuwita Faried Anfasa Moeleok, SpM mengatakan beberapa pasien yang dirawat di rumah sakit kerap mengalami masalah psikologis. Tentunya masalah psikologis tersebut akan memengaruhi tingkat kesembuhan pasien yang dirawat.

“Pasien yang menjalani rangkaian perawatan karena penyakit kronis tentu mengalami berbagai rintangan dan kesulitan sehingga dapat memengaruhi semangat dan psikologis baik pasien maupun keluarga yang merawat,” terang Nila Moeloek, saat diwawancarai Okezone.

Lebih lanjut, mantan Menteri Kesehatan Republik Indonesia periode 2014-2019

Lebih lanjut, mantan Menteri Kesehatan Republik Indonesia periode 2014-2019 ini mengatakan bahwa perawatan yang dilakukan di rumah (homecare) bisa menjadi salah satu solusi efektif yang bisa dilakukan.

Selain bisa lebih efisien, homecare juga bisa memberikan opsi bagi pasien yang ingin dirawat di rumah.

“Namun demikian dibutuhkan tenaga medis profesional yang bisa mendampingi pasien di rumah. Dengan adanya layanan homecare yang tepercaya, ini dapat menjadi solusi bagi pasien yang ingin dirawat di rumah,” lanjutnya.

Dia menambahkan, terlalu lama dirawat di rumah sakit juga bisa memberikan dampak yang tidak baik bagi pasien. Pasien akan berpotensi tertular penyakit lain yang ditularkan dari orang lain.

“Bayangkan kalau operasi usus buntu membutuhkan waktu seminggu untuk dirawat di rumah sakit. Pasti banyak virus yang berpotensi terkena penyakit. Jadi dengan fasilitas homecare, pasien bisa dirawat di rumah dengan tenaga perawat yang disesuaikan dengan kebutuhan,” tuntasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini