nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mengenal Penyakit Aritmia, Gangguan Irama Jantung yang Dialami Gus Sholah

Helmi Ade Saputra, Jurnalis · Senin 03 Februari 2020 15:10 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 02 03 481 2162552 mengenal-penyakit-aritmia-gangguan-irama-jantung-yang-dialami-gus-sholah-NjcKclg7QU.jpg Ilustrasi (Foto : Shutterstock)

Cucu pendiri Nahdatul Ulama sekaligus putra pahlawan nasional Kiai Wahid Hasyim, KH. Salahuddin Wahid alis Gus Sholah menghembuskan napas terakhir di usia 78 tahun, Minggu 2 Februari 2020 pukul 21.00 WIB, setelah menjalani perawatan di RS Harapan Kita Jakarta.

Berdasarkan informasi dari tim dokter, Gus Sholah meninggal dunia setelah mengalami masalah gangguan irama jantung atau aritmia.

Aritmia atau gangguan irama jantung menjadi masalah yang tidak banyak orang sadari tetapi berisiko kematian. Gejala yang tak terdeteksi menjadi penyebab banyaknya pasien penyakit ini.

Perlu Anda ketahui sebelumnya, aritmia adalah irama yang bukan berasal dari nodus sinoatrial (SA) atau irama yang tidak teratur. Gangguan yang terjadi adalah detak jantung terlalu lemah atau frekuensinya kurang dari 60 kali/menit (sinus bradikardi) atau yang terlalu cepat sekitar 100 kali/menit (sinus takikardi). Bila kondisi tersebut terjadi, perawatan medis menjadi satu-satunya cara.

Gangguan Irama Jantung

Sementara itu, perlu diketahui bahwa di Indonesia kasus aritmia menyebabkan kematian mendadak sebesar 87%. Dalam dunia medis dikenal dengan istilah fibrilasi atrium.

Populasi orang yang menderita gangguan detak jantung ini dialami oleh lansia. Pria paling sering menderita penyakit ini, dengan rasio tiga banding dua.

Kaum hawa sejatinya dilindungi oleh hormon estrogen yang membuat dirinya terbebas dari penyakit gangguan jantung.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini