Kemenkes Ungkap Dugaan Penyebab Virus Korona Wuhan Cepat Menyebar Luas

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Selasa 04 Februari 2020 07:54 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 04 481 2162897 kemenkes-ungkap-dugaan-penyebab-virus-korona-wuhan-cepat-menyebar-luas-NLA9pjLJhJ.jpg Ilustrasi (Foto : Shutterstock)

Wabah virus korona (2019-nCoV) di China terus menyebar luas. Data terbaru menjelaskan bahwa sudah 26 negara mengonfirmasi adanya virus baru ini, dengan jumlah kasus lebih dari 17.300 dan angka kematiannya sebanyak 362 jiwa.

Angka ini setiap harinya bertambah terus. Faktor penyebab penyebaran pun belum dapat dipastikan, meski salah satu cara penyebarannya melalui manusia ke manusia. Namun, Kementerian Kesehatan menduga, virus korona baru ini mudah menyebar karena terjadinya mutasi virus.

Pernyataan itu disampaikan Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan dr Anung Sugihantono saat temu media pada Senin (3/2/2020). Dalam pernyataannya itu, pihaknya menduga bahwa virus korona semakin menyebar karena mutasi virus.

"Ada mutasi yang sangat cepat dari virusnya. Kasus ini mirip dengan H2N1 (flu babi) pada saat awal kasus terdeteksi," ungkap Anung di Kantor Kemenkes, Jakarta Selatan.

Virus Korona

Ia menuturkan, ada dugaan yang menjelaskan bahwa virus 2019-nCoV ini pada awalnya adalah virus jinak. Namun, setelah virus ini masuk ke dalam tubuh manusia, terjadi mutasi menjadi virus ganas yang kemudian dapat dengan mudah menyebar antarmanusia.

Kemenkes tak menutup mata bahwa banyak juga anggapan yang menjelaskan bahwa virus ini bisa menyebar lewat percikan bersin atau batuk. Kemudian, anggapan lainnya adalah karena udara. Beberapa sumber juga menjelaskan virus bisa menyebar lewat mukosa.

"Kami bisa tegaskan, sampai sekarang belum ada alasan yang 'confirm' 100%. Kami akan terus pantau dan pelajari virus ini," sambung Anung.

Di lain sisi, ia pun coba menjelaskan bagaimana kaitannya virus ini dengan cuaca, pun anggapan bahwa virus korona menyebar tergantung kondisi tubuh seseorang.

Dalam penjelasannya, Anung percaya ini masih berkaitan sekali dengan 'segitiga penyebaran virus' yang ada sekarang; Host, Environment, dan Agent. Jadi, ketiga hal ini lah yang menentukan bagaimana virus menyebar.

Dia memberi gambaran sebagai berikut;

Ketika virus itu dikatakan ganas, lalu kondisi tubuh orangnya biasa, kemungkinan menular bisa terjadi. Lalu, contoh gambaran lainnya ialah ketika suatu virus dinyatakan ganas, tapi lokasi keberadaannya terbilang panas dan badan sehat, virus gagal menyerang.

Pun juga dengan kondisi seperti ini, seseorang dengan kesehatan yang kurang baik tinggal di lingkungan kurang sehat, tapi virus tidak ganas, orang tersebut tetap akan sakit karena terpapar virus.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini