nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kenapa Ukuran dan Bentuk Dada Perempuan Bisa Berubah saat Dewasa?

Rabu 05 Februari 2020 23:29 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 02 05 485 2163980 kenapa-ukuran-dan-bentuk-dada-perempuan-bisa-berubah-saat-dewasa-hpZOEBqYXj.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

MUNGKIN beberapa orang perempuan menyadari atau mungkin juga tidak bahwa dada mereka mengalami perubahan bentuk dan ukuran.

Lantas, kenapa ukuran buah dada mereka dapat berubah? Melansir Kjogja.com, perubahan tersebut dapat disebabkan oleh banyak hal yang terjadi pada hidup.

Berikut ini adalah beberapa faktor yang dapat mengubah ukuran dada Anda:

Berat Badan

Dada merupakan bagian kompleks dari anatomi tubuh yang terdiri dari jaringan pendukung atau penghubung, kelenjar dan saluran susu, serta jaringan lemak. Beberapa orang memiliki jaringan yang lebih mendukung daripada lemak begitu pun sebaliknya.

Jika dada Anda mengandung konsentrasi jaringan lemak yang lebih tinggi, Anda bisa melihat perbedaan ukuran dada saat Anda menambah atau menurunkan berat badan.

"Biasanya harus menjadi kenaikan dan penurunan berat badan yang signifikan untuk mengubah ukuran dada Anda," kata pakai kesehatan wanita di Providence Saint John's Health Center, di Santa Monica, California.

ata pakai kesehatan wanita di Providence Saint John's Health Center, di Santa Monica, California.

Usia

Di bawah permukaan dada, terdapat ligamen Cooper, jaringan halus yang dapat membantu Anda menahan semuanya.

"Itu bukan ligamen sejati seperti yang menahan otot dan tulang. Itu adalah struktur berserat dada," kata ahli onkologi bedah, Richard Bleicher.

Seiring waktu, ligamen tersebut dapat aus seperti karet gelang yang sering digunakan dan hal ini menjadi kurang mendukung sehingga menyebabkan kendur dan terkulai. Untuk mengatasinya, Anda dapat menggunakan bra suportif yang cocok untuk mengurangi tarikan grafitasi pada ligamen Cooper Anda. Penjelasan ini seperti yang dilansir dari Shape.

Masa Menstruasi

Siklus menstruasi dapat membawa perubahan yang sangat berbeda pada ukuran, tektur, dan bentuk dada Anda. Selama siklus pertama, tubuh Anda menghasilkan estrogen, hormon yang menyebabkan ovulasi dan merangsang saluran susu di dada.

Pada siklus kedua, progesteron merangsang pembentukan kelenjar susu dan menyebabkan pembengkakan bahkan menimbulkan rasa sakit. Hal inilah yang mendorong dada tampak lebih besar. Pada akhirnya, dada Anda akan kembali ke ukuran dan tektur normal biasanya.

Pada akhirnya, dada Anda akan kembali ke ukuran dan tektur normal biasanya.

Menyusui

dada akan membengkak saat Anda hamil dan menyusui. Ukuran tersebut juga tak berlangsung lama karena ukuran dada akan kembali seperti semula ketika Anda menyapih Anak tersebut. Pembengkakan ini terjadi karena adanya fluktuasi hormon

Latihan Rutin

Melakukan latihan dada dapat memperkuat otot, terutama empat otot utama yang berada di belakang jaringan dada.

Ahli diet, Albert Matheny, MS, RD, CSCS, dari SoHo Strength Lab dan Promix Nutrition, di New York, Amerika Serikat, mengatakan bahwa latihan tidak benar-benar meningkatkan ukuran dada Anda, tetapi kemungkinan dapat menumbuhkan otot di belakang dada yang bisa membuatnya tampak sedikit lebih besar.

Genetik

Genetik dapat membantu Anda menentukan warna rambuh dan kulit, seberapa tinggi, serta banyak karakteristik lainnya. Genetik juga dapat memiliki dampak pada ukuran dada Anda. Jika keluarga Anda berasal dari riwayat A-Cup, kemungkinan Anda juga memilikinya.

"Wanita sering dilahirkan dengan ukuran dada mereka sendiri, namun itu dapat berubah dalam hidup mereka," kata ahli onkologi bedah, Nazanin Khakpour, MD, FACS. Sejarah keluarga merupakan salah satu indikator terhadap fluktuasi yang dapat terjadi seiring waktu. Hal ini seperti yang dilansir dari Self.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini