Liburan di Kapal Pesiar Rasa Penjara Gara-Gara Virus Korona

Pradita Ananda, Jurnalis · Jum'at 07 Februari 2020 21:00 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 02 07 406 2165134 liburan-di-kapal-pesiar-rasa-penjara-gara-gara-virus-korona-kTsWg8NPKa.jpg Ilustrasi. (Instagram/Princess Cruise)

NIAT mau liburan santai menikmati kapal pesiar mewah, seorang penumpang, David Abel, terjebak serangan virus korona. Penumpang tersebut bahkan menyebut suasana kapal berubah seperti penjara.

David Abel menjadi salah satu penumpang Diamond Princess, mengungkapkan isi hatinya lewat status akun Facebook miliknya. Kapal tersebut dikabarkan tengah berlabuh di Jepang, sebanyak 61 penumpang terjangkit virus korona.

Karena serangan virus korona, membuat kapal pesiar tersebut bukan lagi kapal yang mewah. Tapi sudah berubah menjadi penjara yang mengapung di air.

“Kapal ini tidak menjadi pelayaran mewah, tapi itu akan menjadi seperti penjara mengambang. Orang yang saya sayangi tidak mendapat udara segar dan terasa suram selama dua minggu," ungkap David Abel, dilansir Okezone dari Foxnews.

kapal pesiar

Di saat yang sama, David mengekspresikan rasa ibanya kepada orang-orang yang berada di dalam kabin, yang mana tidak dapat memperoleh pencahayaan alami. Sehingga menjadikan suasana jadi suram selama dua minggu.

Diamond Princess adalah salah satu dari dua kapal pesiar utama yang diperintahkan untuk dikarantina sejak minggu lalu. Bersama dengan World Dream yang berlayar keluar dari Hong Kong dan ditolak masuk ke Taiwan pada Selasa lalu, membawa lebih dari 3600 orang penumpang dan awak kru kapal. Beberapa penumpang di antaranya dilaporkan jatuh sakit.

Berdasarkan laporan Reuters, pihak cruise line atau jalur pelayaran kini masih menunggu hasil tes dari 170 orang lainnya. Sementara itu, para penumpang kapal terus berupaya maksimal di tengah ketakutan bisa terkontaminasi.

Pihak jalur pelayaran telah mengkonfirmasi, bahwa 33 orang kru kapal yang sebelumnya diberitakan merasa sakit ini hasil tes virus korona menunjukkan hasil negatif.

Meski hasil tesnya negatif, pihak Dream Cruises menyatakan tetap memeriksa seorang anggota kru tambahan yang menunjukkan gejala demam.

“Namun, sebagai tindakan pencegahan lebih lanjut, Pejabat Departemen Kesehatan juga memeriksa satu anggota kru tambahan yakni orang Nepal yang menunjukkan demam semalam dan telah dipindahkan ke rumah sakit umum untuk pengujian lebih lanjut," kata perwakilan Dream Cruises.

Sementara itu, hingga berita ini dibuat,disebutkan belum ada kejelasan berapa lama para penumpang akan berada di kapal World Dream, yang saat ini merapat di Terminal Kapal Tak Kai di Hong Kong. Pihak kapal sendiri diketahui tidak mengizinkan satu orang penumpang ataupun kru, sekalipun untuk turun dari kapal, sampai hasil tes dari anggota kru kapal telah dikonfirmasi.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini