Khawatir Virus Korona, Pasangan Ini Hadiri Pesta Pernikahannya Sendiri Lewat Video Streaming

Pradita Ananda, Jurnalis · Jum'at 07 Februari 2020 08:00 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 07 481 2164670 khawatir-virus-korona-pasangan-ini-hadiri-pesta-pernikahannya-sendiri-lewat-video-streaming-f0B1f2cEmY.jpg Pernikahan lewat tayangan streaming (Foto : Nextshark)

Ancaman penyebaran virus korona China, atau 2019 nCOV memang menganggu banyak hal. Bukan hanya arus penerbangan, arus impor-ekspor barang, bahkan hingga pesta pernikahan.

Ya, Anda tidak salah membaca kok! Sebab, ancaman akan penyebaran virus korona China nyatanya memang merusak rencana hari bahagia sepasang pengantin di Singapura satu ini.

Dikarenakan merebaknya masalah penyebaran penyebaran virus korona China, pasangan pengantin yang baru saja melakukan perjalanan ke China ini, diketahui jadi tidak bisa hadir secara langsung di pesta pernikahannya sendiri.

Pasangan pengantin ini disebutkan kembali ke Singapura pada 30 Januari 2020 lalu setelah melakukan perjalanan dari Provinsi Hunan, China untuk merayakan Hari Raya Imlek bersama sanak-keluarga sang pengantin perempuan.

Namun baru satu hari tiba di Singapura, keesokan harinya tepatnya tanggal 1 Februari 2020 memberlakukan larangan kepada orang-orang yang baru saja berkunjung ke China dalam kurun waktu 14 hari terakhir. Tidak hanya itu, para pemegang paspor China pun, dilaporkan Reuters juga menghadapi adanya pembatasan.

Pernikahan

Alhasil, orangtua sang pengantin wanita tidak bisa hadir di pesta pernikahan sang putri tercinta. Namun yang lebih membuat sedih, para tamu undangan mengekspresikan kekhawatiran mereka setelah mendengar pasangan pengantin ini baru saja tiba kembali dari China.

Namun, pesta pernikahan tidak mungkin dibatalkan begitu saja karena kekhawatiran akan virus korona. Akhirnya, pasangan pengantin ini memutuskan untuk mengisolasi diri mereka sendiri di kamar suite hotel dan “menghadiri” pesta pernikahan mereka sendiri yang digelar 2 Februari 2020 melalui video streaming.

Dalam tayangan video, sang pengantin pria menjelaskan bahwa ia sendiri sudah berusaha bernegosiasi dengan pihak hotel. Tapi karena tidak berhasil, akhirnya keputusan ‘hadir’ melalui tayangan video live streaming pun diambil.

“Kami tahu banyak tamu undangan yang khawatir. Kami telah berdiskusi bersama pihak hotel untuk menunda pesta ini, tapi kami tidak mencapai kesepakatan. Untuk menenangkan pikiran para tamu, akhirnya kami membuat keputusan ini,” ujar sang pengantin pria, seperti dikutip Nextshark, Jumat (7/2/2020).

Melalui tayangan video streaming, pasangan pengantin ini berusaha menggelar pesta pernikahannya dengan sewajar mungkin. Menyapa para tamu undangan melalui webcam, lengkap dengan mengenakan busana pengantin, hingga tak lupa bersulang meminum sampanye bersama para tamu.

Meski tak bisa hadir secara langsung di pesta pernikahannya sendiri, pasangan suami-istri baru tersebut mengaku tetap bahagia dan bersyukur kepada para tamu undangan yang memilih untuk tetap hadir.

Pernikahan

“Terimakasih telah hadir di pesta pernikahan kami. Kami berdua meminta maaf sekali tidak bisa hadir langsung di tempat acara untuk bersenang-senang dengan kalian semua. Tapi kami tetap bahagia di sini, kami sangat berterimakasih kepada semua orang yang telah hadir,” ujar sang pengantin wanita.

Seperti dilapor situs berita Mothership, dari 19 meja yang disediakan, hanya 11 meja yang terisi oleh tamu undangan. Kondisi ini membuat sajian makanan dan minuman yang dihidangkan masih sangat melimpah banyak, yang pada akhirnya dibawa pulang oleh beberapa tamu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini