Mengenal Remdesivir, Obat Antivirus yang Dianggap Bisa Atasi Virus Korona

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Jum'at 07 Februari 2020 11:00 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 07 481 2164735 mengenal-remdesivir-obat-antivirus-yang-dianggap-bisa-atasi-virus-korona-HhusayTYzt.jpg Ilustrasi (Foto : Askmen)

China mengajukan obat bernama Remdesivir sebagai obat paten antivirus virus korona baru (2019-nCoV). Pernyataan ini resmi disampaikan melalui situs Institut Virologi Wuhan, Tiongkok.

Obat bernama Remdesivir ini sebelumnya telah digunakan untuk menguji penyakit seperti Ebola dan SARS (Severe Acute Respiratory Syndrome). Berdasar hasil laboratorium, kombinasi antara Remdesivir dengan chloroquine (obat malaria) bekerja efektif dalam memerangi virus korona.

Bagaimana kemudian proses penggunaannya?

Dilansir dari New York Times, obat Remdesivir diberikan secara intravena, bersifat eksperimental dan belum disetujui secara resmi untuk penggunaan apapun. Tetapi, penelitian pada tikus menyatakan bahwa obat ini mampu melawan virus korona. Dan tampaknya aman.

Obat Remdesirvir

Remdesivir akhirnya digunakan untuk pasien virus korona di Amerika Serikat minggu lalu saat kondisi si pasien memburuk dan pneumonia yang dia alami berkembang terus. Gejala yang dialami pasien setelah diberikan obat ini membaik hari berikutnya. Bahkan, diketahui setelah empat hari pengobatan, demamnya hilang.

Namun, laman The Verge menjelaskan bahwa satu pengujian saja tidak cukup untuk membuktikan bahwa Remdesivir itu memang efektif melawan virus korona baru. Sebab, tidak dapat dipastikan apakah membaiknya pasien itu benar karena Remdesivir atau ada kondisi penunjang lainnya.

Remdesivir yang memiliki kode pengembangan GS-5734 itu adalah obat antivirus yang dikembangkan oleh Gailed Sciences. Obat ini dulu digunakan saat wabah Ebola dan Marburg menyerang.

Obat Virus Corona

Obat ini bekerja dengan memblokir aktivitas protein yang membantu virus korona membuat 'salinannya' sendiri. Kelompok-kelompok penelitian mengidentifikasi obat tersebut sebagai obat paling potensial dalam melawan virus korona baru setelah penggunaannya pada MERS dianggap sukses.

Rencana lanjutan yang akan dilakukan adalah Gailed Sciences akan meluncurkan uji klinis obat pada pasien virus korona baru pada 270 pasien di China-Japan Friendship Hospital di Beijing.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini