Perangi Hoax Virus Korona, Dokter Cantik Ini Unggah Video TikTok Edukatif

Pradita Ananda, Jurnalis · Jum'at 07 Februari 2020 10:03 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 07 612 2164702 perangi-hoax-virus-korona-dokter-cantik-ini-unggah-video-tiktok-edukatif-XwqmrrhaST.jpg Dokter cantik edukasi virus korona lewat TikTok (Foto : Nextshark)

Semakin merebaknya kasus penyebaran virus korona China, 2019-nCoV memang membuat banyak masyarakat awam semakin merasa khawatir dan cemas. Situasi ini semakin diperparah dengan banyaknya hoax yang beredar perihal 2019-nCoV ini sendiri.

Untuk memerangi banyaknya hoax soal virus korona yang beredar. Seorang dokter mata di Los Angeles, Amerika akhirnya memilih cara yang lebih simpel yakni dengan memanfaatkan media sosial.

Ialah dokter Dagny Zhu, seorang dokter mata yang bekerja di NVISION Eye Center. Dagny memilih untuk menggunakan platform media sosial yang tengah hits sekarang, TikTok untuk memberikan informasi mengenai fakta-fakta terkait virus korona China, 2019-nCoV.

Dalam tayangan video TikTok yang ia buat pertama kalinya, dokter Dagny berusaha menenangkan publik agar tidak perlu merasa panik berlebihan menyikapi masalah virus korona China, 2019-nCoV ini. Dokter Dagny, membandingkan jumlah orang yang terinfeksi dan tingkat kematian virus korona baru ini dengan kasus pandemi sebelumnya, seperti sindrom pernafasan akut akut (SARS), sindrom pernapasan Middle East (MERS) , flu burung H5N1, dan flu babi H1N1.

Dokter Cantik

Melalui video TikTok singkat yang ia unggah, dokter Dagny menerangkan fakta-fakta yang ia kumpulkan oleh komunitas medi. Salah satunya, bahwa sejauh ini virus korona baru yang pertama kali terjadi di Wuhan, Provinsi Hubei, China tersebut ini memakan korban jiwa sebanyak 400 orang, dengan yang terinfeksi lebih dari 20.000 orang, dan memiliki tingkat kematian sekitar 2persen.

Namun dokter Dagny mengingatkan, di tengah keresahan perihal virus korona 2019-nCoV, selama ini China dihadapkan pada virus yang lebih mematikan, yakni virus flu musiman. Virus tersebut telah menginfeksi jutaan dan membunuh 500.000 orang setiap tahunnya. Dokter Dagny menegaskan, memang pada kenyataannya di sepanjang hidup kita, kita hidup di antara virus mematikan yang menular.

Di detik-detik terakhir video TikTok nya, dokter Dagny tidak lupa mengingatkan semua orang untuk rajin mencuci tangan dan tidak menyentuh area mata, hidung, dan mulut serta tak lupa untuk segera mendapatkan vaksin flu. Menyudahi videonya, ia menganjurkan untuk tidak perlu panik dan tetaplah bersikap baik pada semua orang.

“Stop the panic and blame game and be kind,” tulisnya.

Di kolom komentar Instagram, dokter Dagny juga memaparkan fakta lainnya. Ia menuliskan pada faktanya di Amerika sendiri masyarakatnya lebih berpotensi 60 kali lebih tinggi meninggal karena virus flu biasa ketimbang virus korona baru.

Di keterangan yang sama, dokter Chinese-American ini juga mengingatkan publik untuk tidak perlu menyalahkan siapa-siapa atas kondisi saat ini, terlebih lagi menyalahkan orang-orang yang sudah menanggung beban berat karena penyakit ini.

“The unknown breeds fear. And fear breeds hate. I decided to dedicate my first real Tiktok video to spreading facts about the #coronavirus and countering the blatant racism I’ve seen. Outbreaks can happen anywhere (MERS was Saudi Arabia and H1N1 swine flu was North America). Let’s not point fingers at those who are already bearing the brunt of this disease. Here in the U.S, we are at 60x higher risk of dying from the flu than the coronavirus. #facts #bekind #coronavirus #prayforwuhan,” tulis dokter Dagny. Demikian seperti diwarta Nextshark, Kamis (6/2/2020).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini