nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mengenal 3 Metode Belajar untuk Anak, Pilah Pilih yang Paling Pas

Tiara Syifa, Jurnalis · Senin 10 Februari 2020 10:14 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 02 10 196 2165948 mengenal-3-metode-belajar-untuk-anak-pilah-pilih-yang-paling-pas-7mFvJTOyn5.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

SALAH satu kegiatan yang mungkin paling dihindari anak-anak adalah belajar. Belajar dianggap membosankan dan tidak memiliki unsur menyenangkan di dalamnya.

Padahal, sebenarnya belajar bisa menjadi kegiatan yang menyenangkan loh. Tapi, yang harus disadari adalah bahwa setiap anak memiliki gaya belajar yang berbeda.

Gaya belajar sendiri merujuk pada cara yang disukai tiap orang dalam memproses pemahaman dan menerima informasi baru. Gaya belajar yang sangat umum terdengar di masyarakat berasal dari teori Fleming’s VAK.

Pada teori tersebut menyatakan gaya belajar terbagi menjadi tiga macam, yaitu visual (penglihatan), auditory (pendengaran), dan kinesthetic (kinestetik).

Meskipun anak-anak terlihat menguasai ketiga gaya belajar tersebut, hanya ada satu yang benar-benar efektif untuknya. Seperti yang dikutip dari LLCC, karakteristik anak dapat menentukan gaya belajarnya termasuk ke dalam visual, auditory, atau kinesthetic.

 karakteristik anak dapat menentukan gaya belajarnya termasuk ke dalam visual, auditory, atau kinesthetic.

Gaya Belajar Visual (Penglihatan)

Anak dengan gaya belajar visual biasanya memiliki ingatan yang kuat terhadap apa yang mereka lihat. Ia akan mudah untuk mengingat orang, wajah, dan tempat yang pernah ditemui. Anak dengan gaya belajar ini juga senang membuat catatan yang bervariasi, seperti menulis dengan berbagai macam warna, bagan, atau diagram.

Selain itu, anak cenderung memiliki minat terhadap bidang seni seperti melukis, menggambar, atau kerajinan serta senang untuk membaca buku. Ketika belajar, anak tidak akan mudah terganggu dengan suara bising yang berada di sekitarnya.

Namun, perhatiannya dapat teralihkan jika ada visual atau gerakan yang mengganggu konsentrasinya. Anak dengan gaya belajar ini juga memiliki imajinasi yang jelas.

Nah, jika anak Anda menunjukkan cara belajar seperti di atas, kemungkinan ia masuk ke dalam gaya belajar visual.

Gaya Belajar Auditory (Pendengaran)

Anak dengan gaya belajar auditory ini biasanya lebih sering mengendalikan pendengarannya ketika menyerap informasi. Ia dapat mengikuti petunjuk lisan dan menjadi pendengar yang baik.

Anak dengan gaya belajar ini juga memiliki kemampuan verbal yang kuat, terutama saat mencoba mengulangi kata atau frasa yang ia dengar sebelumnya. Sayangnya, anak dengan gaya belajar ini mudah terganggu fokusnya ketika ada suara-suara lain yang terdengar ketika ia belajar.

Dengan kata lain, ia bisa menyerap informasi dengan baik ketika suasana di sekitarnya sepi.

Anak dengan gaya belajar auditory cenderung harus belajar dengan situasi tenang karena ia akan berfokus pada sumber suara yang menjelaskan atau memberikan materi. Dengan kata lain, ia bisa menyerap informasi dengan baik ketika suasana di sekitarnya sepi.

Jadi, jika anak Anda menunjukkan karakter seperti di atas, cobalah untuk membuat suasana yang tenang ketika ia sedang belajar.

Gaya Belajar Kinesthetic (Kinestetik)

Anak dengan gaya belajar kinesthetic biasanya perlu bergerak agar dapat memproses informasi dengan baik. Ia akan merasa gelisah ketika harus berlama-lama belajar di kursi dan cenderung kurang suka untuk membaca buku karena ia lebih menyukai praktik.

Saat belajar pun, ia akan mencoba berbagai hal seperti menyentuh, merasakan, dan memanipulasi objek. Ia akan lebih mudah mengingat hal yang sudah pernah dipraktikan daripada hanya melalui penglihatan atau pendengarannya.

Anak dengan gaya belajar ini termasuk ke dalam kategori yang tidak bisa diam karena ketika ia berbicara atau menjelaskan sesuatu pun akan disertai dengan gerakan. Bahkan, ketika ada presentasi yang sedang berlangsung, fokus anak dengan gaya ini akan mudah teralihkan.

Jangan langsung memarahi anak ketika ia jarang terlihat membaca buku. Coba untuk pahami karakter dan buka obrolan dengannya karena bisa saja gaya belajar yang efektif untuk ia adalah dengan gaya belajar kinestetik.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini