nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

WHO Heran Virus Korona Belum Masuk Indonesia, Kemenkes: Yang Kita Lakukan Sudah Benar

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Senin 10 Februari 2020 18:03 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 02 10 481 2166280 who-heran-virus-korona-belum-masuk-indonesia-kemenkes-yang-kita-lakukan-sudah-benar-6g2iLFjMZJ.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

SAMPAI detik ini, Indonesia masih menjadi salah satu negara yang masih steril dari penyebaran virus korona Wuhan (Corona virus/2019-nCoV). Tapi, status tersebut justru menimbulkan tanda tanya besar di kalangan pemerhati isu kesehatan dunia, termasuk WHO dan sejumlah peneliti dari Harvard University.

WHO bahkan telah mengeluarkan sebuah pernyataan resmi, untuk menunjukkan rasa kekhawatiran mereka dengan kondisi Indonesia yang masih negatif dari penyebaran virus Korona.

“Kami (WHO) prihatin Indonesia belum melaporkan satu kasus yang dikonfirmasi,” tutur Dr Navaratnasamy, perwakilan WHO di Indonesia, seperti dikutip Okezone dari Sydney Morning Herald.

Menanggapi persoalan tersebut Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes Achmad Yurianto, menegaskan, selama ini pemerintah Indonesia dan sejumlah lembaga terkait terus melakukan pemeriksaan secara rutin terkait potensi serta kemungkinan penyebaran virus korona di Tanah Air.

secara rutin terkait potensi serta kemungkinan penyebaran virus korona di Tanah Air.

“Jangan kecewa kalau kita enggak ada. Karena ini virus baru jadi membutuhkan waktu untuk kita teliti,” ungkap Yuri saat ditemui di Gedung Adhyatma, Kementerian Kesehatan, Jakarta Selatan, Senin (10/2/2020).

Lebih lanjut Yuri menegaskan, Kementerian Kesehatan pun secara rutin memberikan laporan terkait kondisi dan perkembangan virus korona di Indonesia kepada WHO.

Seluruh laporan juga dilakukan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan WHO. Untuk pemeriksaan virus koronanya sendiri dilakukan langsung Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes).

“Seluruh pemeriksaan dari yang pertama sampai yang terakhir semuanya kita laporkan ke WHO. Walaupun hasilnya negatif laporannya tetap harus di kirimkan ke WHO,” tambah Yuri.

Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes).

Hasil laporan ini nantinya akan diverifikasi lebih lanjut oleh pihak WHO untuk menilai kinerja dari lab di Indonesia. Dari proses verifikasi itulah dapat diketahui atau dilihat akreditasi serta validasi pemeriksaan yang dilakukan oleh laboratorium di Indonesia.

Dan sampai sekarang, hasil pelaporan seluruh spesimen dugaan virus korona di Indonesia dinyatakan tidak ada masalah oleh WHO.

“Sampai sekarang masih tidak ada masalah. WHO juga mengatakan apa yang kita lakukan sudah benar. Selain itu, dari data yang kami miliki, hingga hari Minggu kemarin ada 62 spesimen yang diperiksa Balitbangkes, 59 dinyatakan negatif dan tiga masih dalam tahap pemeriksaan," tutupnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini