nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gara-Gara Virus Korona, Banyak Wisatawan Asing Kabur ke Bali

Pradita Ananda, Jurnalis · Selasa 11 Februari 2020 15:45 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 02 11 406 2166769 gara-gara-virus-korona-banyak-wisatawan-asing-kabur-ke-bali-vrjBsvJoYr.jpg Ilustrasi Okezone. (Foto: Shutterstock)

JUMLAH korban yang meninggal akibat virus korona (corona virus/2019-nCov) sudah mencapai lebih dari 1.000 orang. Jumlah korban meninggal paling banyak terdapat di Hubei, Cina yaitu 871 orang.

Selain itu, lebih dari 40 ribu orang dilaporkan menderita virus korona, dengan jumlah paling banyak di China yaitu 40.177 orang.

Meski demikian, ada 3.412 orang berhasil melawan virus ini dan dinyatakan sembuh. Orang-orang yang sembuh ini sejumlah 1.795 orang atau paling banyak berasal dari Hubei, Cihna.

Selain itu, beberapa negara juga telah mengeluarkan travel warning ke berbagai negara yang telah positif terdampak Korona, seperti Malaysia, Singapura dan Jepang. Indonesia, sebagai negara tetangga memang cukup menjadi sorotan, meskipun sampai saat ini belum ada pasien positif mengidap Korona.

Virus korona

Salah satu tempat yang menjadi perhatian adalah Pulau Dewata, Bali, lantaran banyak wisatawan asing mampir ke sana. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian memastikan, wisatawan yang berkunjung ke Bali tetap ramai dan tak terpengaruh isu virus Korona yang tengah melanda beberapa negara.

"Saya sudah bertemu dengan Pak Gubernur (Bali), hari Minggu yang lalu saya ke sana, juga ada kegiatan olahraga bersama, saya tidak melihat ada (kondisi) sepi, (justru) ramai. Saya masuk ke Denpasar, Sanur, Kuta, ramai," ungkap Mendagri usai menghadiri Rapat Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan, Pencegahan Stunting dan Program Dana Desa di Sekretariat TNP2K, Jakarta Pusat, Selasa (11/2/2020).

Tapi, ternyata ada efek positif dari kasus tersebut. Menurut dia, banyak wisatawan mengalihkan tujuan awal mereka ke Bali, lantaran beberapa wilayah seperti Thailand, di Jepang, Singapura, terpengaruh Korona.

"Informasi dari Pak Gubernur (Bali) banyak yang tadinya wisatawan yang ingin ke Jepang, Thailand, Singapura, mengalihkan (destinasi wisatanya) ke Bali, karena Bali sampai saat ini tidak ada data terpengaruh Corona," jelasnya.

Menurut dia, hingga saat ini Pemerintah Indonesia terus mengantisipasi adanya penyebaran virus Corona termasuk dengan mengambil langkah preventif melalui berbagai rapat koordinasi dengan stakeholder terkait.

Sekadar informasi, Bandara Soekarno-Hatta resmi menutup penerbangan dari China ataupun sebaliknya sejak Rabu (05/05/2020) dini hari. Penutupan tersebut terkait dengan upaya pencegahan masuknya virus korona ke wilayah Indonesia.

Virus korona

Setelah kebijakan penutupan sementara penerbangan ke China dan sebaliknya diberlakukan, PT Angkasa Pura II mengaku pergerakan pesawat Internasional di Bandara Soekarno-Hatta menurun sekitar 1,5 persen.

Penutupan penerbangan dari dan menuju China imbas dari merebaknya Virus Korona di Negeri Tirai Bambu itu. Pergerakan maskapai internasional hanya pun turun sekitar 1,5 persen, karena hanya mengurangi penerbangan ke China saja.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini